BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cengkareng, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, akan menyelenggarakan Seminar Wajib Entrepreneur (SWE) pada (21/10) di aula kampus. Kegiatan ini menyoroti kisah inspiratif mahasiswa pelaku bisnis kuliner yang telah memulai usaha sejak duduk di bangku kuliah. Acara tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman, inovasi produk, dan strategi pengembangan usaha agar mahasiswa mampu bersaing di industri kuliner yang semakin kompetitif.
UBSI Dorong Mahasiswa Kuliner Kembangkan Bisnis SWE 2025
SWE dirancang untuk mendorong mahasiswa agar mampu mengubah ide bisnis sederhana menjadi peluang besar dan berkelanjutan. Kepala Kampus UBSI kampus Cengkareng, Hardiyan, menyampaikan bahwa banyak mahasiswa UBSI yang telah memulai bisnis kuliner dari nol.
“Melalui SWE, mereka mendapatkan ilmu sekaligus jaringan untuk mengembangkan usaha secara lebih profesional,” ungkap Hardiyan.
Ia menambahkan bahwa UBSI terus memperkuat ekosistem kewirausahaan dengan menghadirkan seminar, workshop, dan program pendampingan bisnis berkelanjutan sebagai dukungan nyata bagi mahasiswa yang ingin menjadi pelaku usaha muda.
Baca juga : UBSI Kampus Cikampek Siap Gelar Seminar Wajib Entrepreneur Hadirkan Praktisi Bisnis dan Industri Kreatif
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan paparan dari pembicara profesional mengenai branding produk, digital marketing, hingga strategi inovasi rasa dan kemasan yang menarik minat pasar. Selain itu, terdapat sesi business mentoring yang melibatkan dosen dan praktisi bisnis untuk membantu mahasiswa menyusun strategi pengembangan usaha mereka.
Melalui SWE 2025 ini, UBSI kampus Cengkareng berharap dapat melahirkan wirausaha muda kuliner yang inovatif, berdaya saing tinggi, dan siap menghadapi tantangan industri di era digital. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata peran UBSI dalam mencetak generasi pencipta lapangan kerja baru, bukan sekadar pencari kerja, melalui penguatan karakter dan kemampuan kewirausahaan mahasiswa. (Alisa)