Workshop “Belajar Asik di Era Kecerdasan Buatan” di UBSI Kampus Bekasi Dorong Mahasiswa Baru Melek AI
BSINews, Bekasi – Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Bekasi sukses menyelenggarakan workshop bertajuk “Belajar Asik di Era Kecerdasan Buatan” pada Sabtu (14/9). Kegiatan ini berlangsung di ruang 401 dan 402 lantai 4 UBSI Kampus Bekasi, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Workshop ini ditujukan khusus bagi mahasiswa baru yang mendaftar pada gelombang terakhir, dengan tujuan memperkenalkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari, sekaligus mengenalkan berbagai aplikasi kampus yang akan mereka gunakan selama masa studi.
Belajar Asik di Era Kecerdasan Buatan
Dalam workshop tersebut, narasumber yang merupakan dosen UBSI menjelaskan secara mendalam mengenai konsep AI.
“AI adalah cabang ilmu komputer yang dirancang untuk menciptakan sistem yang bisa melakukan tugas-tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa AI membawa dampak signifikan di dunia pendidikan.
“Salah satu contohnya adalah ChatGPT, yang dapat membantu mahasiswa dengan jawaban cepat untuk berbagai pertanyaan atau topik tertentu. Teknologi ini berguna dalam pencarian informasi, pembuatan tugas, hingga riset sederhana,” tambahnya.
Selain ChatGPT, narasumber juga memperkenalkan platform lain seperti BIG AI dan Coopeler yang bermanfaat untuk desain grafis dan pengolahan data.
“Kedua platform ini bisa mendukung kreativitas mahasiswa, terutama dalam pengembangan konten digital,” terangnya.
Meski begitu, ia juga mengingatkan pentingnya memahami tantangan AI, khususnya terkait etika dan privasi.
“Meskipun AI memberikan banyak manfaat, ada isu penting yang perlu diperhatikan, terutama penyalahgunaan data pribadi dan potensi hilangnya privasi,” ungkapnya.
“Sebagai pengguna sekaligus calon pengembang AI, mahasiswa harus memahami risiko ini dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Penting untuk memastikan data pribadi terlindungi serta menyadari dampak sosial yang mungkin ditimbulkan,” tambahnya.
Selain membahas AI, workshop ini juga mengenalkan berbagai aplikasi kampus yang wajib dikuasai mahasiswa baru. Aplikasi tersebut meliputi EKTM UBSI sebagai kartu mahasiswa elektronik, My UBSI Student untuk akses informasi akademik, My UBSI Parents agar orang tua bisa memantau perkembangan studi, E-Learning UBSI (MyBest) sebagai portal perkuliahan daring, serta Siakad UBSI yang digunakan untuk pengelolaan administrasi akademik, mulai dari KRS hingga pengajuan cuti.
Pengenalan aplikasi ini menjadi bagian penting bagi mahasiswa baru agar lebih siap memanfaatkan teknologi kampus selama perkuliahan. Dengan pemahaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan baik dalam proses pembelajaran berbasis digital di Universitas BSI sebagai Kampus Digital Kreatif.(Teguh)