Yanral Apdy, Wisudawan UBSI dengan IPK 4.00 Buktikan Kerja Keras Tak Pernah Mengkhianati Hasil
BSINews, Bekasi-BSI Convention Center menjadi saksi momen mengharukan dan penuh kebanggaan dalam pelaksanaan Wisuda ke-61 Kampus Digital Kreatif Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) pada Senin 14 April 2025. Di antara ratusan wisudawan yang hadir, sosok Yanral Apdy, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (S1), berhasil mencuri perhatian sebagai Wisudawan Terbaik dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.00.
Baca Juga: Tak Pernah Menargetkan, Tapi Jadi Wisudawan Terbaik: Perjalanan Alfillail di UBSI
Dengan penuh semangat, Yanral menceritakan perjuangannya menyeimbangkan dunia perkuliahan dan pekerjaan.
“Saya membagi waktu dengan cara mengorbankan waktu istirahat malam untuk kuliah dan menyelesaikan tugas. Weekend saya manfaatkan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang lebih berat,” ungkapnya.
Tidak hanya unggul secara akademik, Yanral juga menunjukkan kepiawaian di bidang praktikal. Dalam tugas akhirnya, ia bersama rekannya Thamia Nurlita Kusumaningtias berhasil membangun sebuah sistem informasi berbasis web berjudul “Implementasi Sistem Informasi Berbasis Web Management Warehouse pada PT Taiga Trembesi”. Aplikasi ini mampu mengelola berbagai data master seperti produk, stok, gudang, kurir, serta mendukung proses inbound, outbound, dan stock opname.
“Tantangan terbesar kami adalah menyesuaikan kebutuhan stakeholder dengan sistem yang kami bangun. Namun dengan wawancara awal yang mendalam dan demo berkala di tiap checkpoint, kami berhasil menyelaraskan sistem sesuai harapan mereka,” ujar Yanral.
Ia percaya bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus terus dipraktikkan.
“Saya terbiasa membuat proyek-proyek kecil untuk menerapkan materi perkuliahan. Itu sangat membantu dalam memperkuat pemahaman,” tambahnya.
Melihat ke depan, Yanral berkomitmen untuk terus meningkatkan keterampilan di dunia kerja dan bahkan tertarik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Ia optimis bahwa lulusan Sistem Informasi akan terus dibutuhkan, baik di sektor pemerintah maupun swasta.
“Teknologi kini menjadi kebutuhan utama. Selama kita terus meng-upgrade diri dan mengikuti tren, peluang akan selalu terbuka,” pungkasnya. (RDX)