Bukan Sekadar Audiensi, Pertemuan Ini Siapkan Generasi Muda Jadi Penggerak Demokrasi
BSINews, Pontianak – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI Kampus Pontianak menerima audiensi dari Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat pada Rabu (6/5) di ruang rapat kampus. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi strategis untuk mendukung program Pemilu Partisipatif sekaligus memperkuat literasi demokrasi di kalangan generasi muda.
Kolaborasi kampus dan Bawaslu dorong penguatan literasi pemilu partisipatif di Kalimantan Barat
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis dengan membahas berbagai peluang kerja sama antara dunia pendidikan dan lembaga pengawas pemilu. Fokus utama pembahasan meliputi penguatan edukasi demokrasi, peningkatan partisipasi masyarakat, serta peran mahasiswa dalam mendukung pengawasan pemilu yang jujur dan berintegritas.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas rencana penyelenggaraan seminar, workshop, kuliah umum, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mengangkat tema kepemiluan dan demokrasi. Mahasiswa nantinya diharapkan dapat terlibat sebagai agen edukasi untuk menyebarluaskan pemahaman mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokrasi.
Baca juga: Belajar Toleransi Bisa Jadi Seru, Mahasiswa Ini Ajak Siswa SMP Pahami Arti Menghargai Perbedaan
Koordinator Kemahasiswaan UBSI Kampus Pontianak, Yoki Firmansyah, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat sipil yang aktif dan peduli terhadap demokrasi.
“Mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak edukasi demokrasi, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat,” ujarnya dalam keterangan rilis Rabu (6/5).
Selain membahas pengawasan pemilu, audiensi juga menyoroti pentingnya literasi digital di era informasi. Hal tersebut berkaitan dengan maraknya hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian yang kerap muncul menjelang pemilu. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis dan mampu memverifikasi informasi secara bijak.
Salah satu perwakilan Bawaslu Kalimantan Barat mengungkapkan bahwa sinergi dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam membangun budaya pengawasan partisipatif di masyarakat.
“Harapannya kerja sama ini dapat melahirkan generasi muda yang aktif, kritis, dan memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga kualitas demokrasi,” ungkapnya.
Melalui audiensi ini, Bawaslu Kalimantan Barat dan UBSI Kampus Pontianak berkomitmen menindaklanjuti pembahasan melalui program nyata yang berkelanjutan demi terciptanya pemilu yang jujur, adil, dan partisipatif.(Niken)