AI Bagai Pisau Bermata Dua, Inovasi yang Mengubah Dunia atau Ancaman Bagi Kemanusiaan?
Oleh: Ahmad Fauzi, Dosen UBSI Kampus Solo
BSINews, Solo — Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan adalah cabang ilmu komputer yang fokus pada pengembangan sistem yang mampu meniru kemampuan manusia, seperti berpikir, belajar, memahami bahasa, hingga mengambil keputusan. AI memungkinkan mesin menjalankan tugas-tugas kompleks, mulai dari pengenalan wajah, penerjemahan bahasa, hingga mengemudikan kendaraan secara otomatis.
Perkembangan AI membuka banyak peluang di berbagai bidang. Dalam industri, AI membantu otomatisasi proses yang repetitif sehingga meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Di sektor kesehatan, AI digunakan untuk mendiagnosis penyakit lebih cepat, memprediksi penyebaran wabah, dan mendukung pengembangan obat baru. Di bidang pendidikan, AI memungkinkan pembelajaran yang lebih personal dan adaptif terhadap kebutuhan siswa.
AI Bagai Pisau Bermata Dua
Namun, di balik potensi besar yang ditawarkan, AI juga membawa tantangan serius. Pekerjaan-pekerjaan manual dan berulang berisiko tergantikan oleh mesin, yang bisa memicu pengurangan tenaga kerja. Selain itu, teknologi ini dapat disalahgunakan misalnya dalam penyebaran disinformasi melalui deepfake, pelanggaran privasi, atau penggunaan dalam senjata otonom.
Ahmad Fauzi sebagai dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Solo menyoroti ketimpangan akses terhadap teknologi juga dapat memperlebar kesenjangan digital antara masyarakat yang mampu dan tidak mampu.
“UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berkomitmen membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang teknologi, termasuk AI. Kami tidak ingin mahasiswa hanya jadi pengguna, tapi mampu menjadi inovator dan pencipta solusi berbasis AI yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ahmad Fauzi dalam keterangan tertulis, Jumat (1/8).
Baca juga : Kuliah Dua Hari, Gaji Jalan Terus! Solusi Mahasiswa Karyawan di Cikarang
Ia menambahkan untuk mendukung pemanfaatan AI, tersedia berbagai platform populer yang bisa digunakan oleh pemula maupun profesional. Beberapa di antaranya adalah TensorFlow dan PyTorch untuk proyek skala besar dan deep learning, Scikit-learn dan Keras untuk pembelajaran machine learning, hingga layanan cloud seperti Google Cloud AI, Microsoft Azure AI, serta platform berbasis visual seperti Orange dan RapidMiner.
AI ibarat pisau bermata dua. Jika dikembangkan dan dimanfaatkan dengan bijak serta berlandaskan etika, AI dapat menjadi kekuatan besar yang membawa perubahan positif bagi masa depan manusia dan peradaban. Melalui pendidikan dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab, AI dapat menjadi kekuatan positif yang membawa perubahan besar bagi masa depan manusia.