Mahasiswa UBSI Kampus Surakarta Kembangkan Sistem DUKSI, Digitalisasi Absensi Magang di Disdukcapil Kota Surakarta

0 5

BSINews, Surakarta — Pemanfaatan teknologi digital terus berkembang di berbagai sektor, termasuk dalam pengelolaan administrasi peserta magang di instansi pemerintahan. Melihat kebutuhan tersebut, dua mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Program Diploma Tiga (D3) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif. Putri Setiyani dan Wahyu Intan Wijayanti, mengembangkan sistem informasi absensi magang berbasis web bernama DUKSI (Dukcapil Unit Magang dan Sistem Informasi) untuk mendukung pengelolaan kehadiran peserta magang di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surakarta Pada Kamis (23/7).

Mahasiswa UBSI Kampus Surakarta Kembangkan Sistem DUKSI, Digitalisasi Absensi Magang di Disdukcapil Kota Surakarta

Sistem tersebut dikembangkan melalui karya berjudul “Implementasi Sistem Informasi Absensi Magang Berbasis Web (DUKSI) pada Disdukcapil Kota Surakarta Menggunakan Metode Waterfall”. Pengembangan aplikasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi digital untuk menjawab permasalahan administrasi absensi peserta magang yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.

Proses absensi secara manual dinilai memiliki sejumlah kendala, mulai dari keterlambatan dalam melakukan rekapitulasi data, risiko kehilangan dokumen, hingga potensi terjadinya manipulasi kehadiran. Melalui sistem DUKSI, proses pencatatan dan pemantauan kehadiran peserta magang dapat dilakukan secara lebih terstruktur, akurat, dan transparan.

DUKSI dikembangkan menggunakan framework Laravel dengan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall. Sistem ini dilengkapi sejumlah fitur yang dirancang untuk mendukung kebutuhan pengelolaan peserta magang, seperti absensi berbasis geolocation untuk memastikan peserta melakukan presensi di lokasi kerja, validasi kehadiran menggunakan swafoto atau selfie, serta logbook digital untuk mencatat aktivitas peserta selama menjalani kegiatan magang.

Selain itu, sistem juga menyediakan dashboard monitoring bagi admin untuk memantau kehadiran peserta secara real-time, rekapitulasi laporan absensi secara otomatis, serta fitur penerbitan dan pengunduhan sertifikat magang digital. Dengan berbagai fitur tersebut, proses monitoring peserta magang diharapkan menjadi lebih mudah dan objektif sekaligus menghasilkan data yang dapat digunakan sebagai dasar evaluasi.

Dosen Pembimbing Tugas Akhir, Wawan Nugroho, mengatakan bahwa pengembangan sistem DUKSI menjadi salah satu contoh penerapan ilmu yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan untuk menjawab permasalahan nyata di lingkungan kerja.

“Kami mendorong mahasiswa agar tidak hanya menghasilkan laporan akademik, tetapi juga menciptakan solusi yang memberikan manfaat langsung bagi instansi dan masyarakat. Sistem DUKSI menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa mampu menghasilkan inovasi digital yang aplikatif dan dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan administrasi di lingkungan instansi,” ujar Wawan dalam keterangan rilis yang diterima di Surakarta Kamis (23/7).

Baca Juga : UBSI Kampus Tangerang Buka Layanan Konsultasi Kuliah Lewat Open Booth di CitiPlaza Kutabumi

Sementara itu, Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus surakarta, Supriyanta, mengapresiasi kreativitas dan dedikasi mahasiswa dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai implementatif bagi mitra instansi pemerintah.

“Kami mengapresiasi kreativitas dan dedikasi mahasiswa dalam menghasilkan karya yang tidak hanya memenuhi persyaratan akademik, tetapi juga memiliki nilai implementatif bagi mitra industri dan instansi pemerintah. Ini juga menjadi wujud nyata dari Kampus Berdampak, ketika karya mahasiswa mampu membawa dampak perubahan, dalam hal ini melalui dukungan digitalisasi administrasi di Kantor Disdukcapil Kota Surakarta,” ungkap Supriyanta.

Baca Juga : Mahasiswa UBSI Kampus Tasikmalaya Hibahkan Aplikasi Validasi Absensi untuk Dukung Digitalisasi Layanan Pemerintah

Pengembangan sistem DUKSI diharapkan dapat mendukung proses transformasi digital di lingkungan Disdukcapil Kota Surakarta, khususnya dalam pengelolaan administrasi peserta magang. Digitalisasi tersebut juga diharapkan mampu membantu instansi dalam melakukan pemantauan kehadiran, dokumentasi aktivitas, hingga pengelolaan laporan peserta magang secara lebih efektif.

Melalui inovasi ini, Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Surakarta terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam pengembangan perangkat lunak dan mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk menyelesaikan permasalahan nyata. Kehadiran sistem DUKSI menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan solusi digital yang aplikatif sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.