Anak Panti Belajar Menabung: UBSI Edukasi Literasi Keuangan Sejak Dini
BSINews, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan literasi keuangan pada generasi muda, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Sosialisasi Mengenai Pentingnya Menabung dan Cara Menabung yang Efektif” di Panti Yatim Indonesia (PYI) Rawamangun, Minggu (13/10/24).
Kegiatan ini dipimpin oleh Lukman Hakim bersama tim dosen dan mahasiswa dari program studi Manajemen. Sosialisasi tersebut bertujuan menanamkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini, terutama bagi anak-anak panti asuhan yang belum banyak mendapatkan akses terhadap pendidikan keuangan formal.
Anak Panti Belajar Menabung: UBSI Edukasi Literasi Keuangan Sejak Dini
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI secara konsisten menggerakkan kegiatan sosial yang berdampak, salah satunya melalui pengabdian masyarakat. Program ini turut melibatkan dosen seperti Dr. Sabil, Dedi Suharyadi, dan Irwin Ananta Vidada yang memberikan materi terkait teknik dan strategi menabung yang mudah dipahami oleh anak-anak.
Mahasiswa yang terlibat aktif dalam tim pengabdian, Hilda Septiani dan Husnul Chotimah, turut berkontribusi dalam pelaksanaan dan koordinasi kegiatan. “Kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Pengalaman ini memberikan kami banyak pelajaran tentang pentingnya berbagi dan peduli pada sesama,” ujar Husnul dalam keterangan rilis, Minggu (13/10/24).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi ilmu, tetapi juga menumbuhkan empati dan rasa tanggung jawab sosial mahasiswa UBSI terhadap lingkungan sekitar. Selain pemberian materi, tim juga memberikan santunan berupa alat tulis dan uang saku yang merupakan titipan dari para donatur.
Irwin Ananta Vidada menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa. “Pengabdian kepada masyarakat bukan hanya memberikan pengetahuan kepada anak-anak, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa kita sebagai calon pemimpin masa depan yang peduli pada sesama,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi seluruh mahasiswa yang telah berkontribusi baik secara langsung maupun tidak langsung.
Panti Yatim Indonesia Rawamangun sendiri merupakan lembaga sosial yang telah berkembang pesat, namun masih menghadapi tantangan dalam membentuk perilaku menabung pada anak-anak. Sosialisasi ini hadir sebagai bentuk solusi untuk menanamkan kebiasaan finansial positif sejak dini.
Kegiatan sosialisasi disampaikan secara interaktif melalui presentasi, diskusi, dan simulasi menabung sederhana. Anak-anak diajak memahami konsep menabung sebagai upaya mempersiapkan masa depan, bukan sekadar menyisihkan uang saku. Materi yang diberikan mencakup jenis tabungan, manfaat menabung, serta pengelolaan keuangan dasar.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim pengabdian masyarakat UBSI juga melakukan evaluasi dan monitoring melalui kuesioner yang dibantu oleh panitia mahasiswa. Hasil evaluasi ini akan dijadikan acuan untuk pengembangan program sosial selanjutnya.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendekatan praktis, edukatif, dan berkelanjutan. Diharapkan anak-anak PYI Rawamangun mampu menerapkan kebiasaan menabung sebagai fondasi kemandirian dan tanggung jawab finansial di masa depan.(Niken)