Bank Sampah Tunas Mulia Ciherang Gelar Pelatihan Digitalisasi dan Daur Ulang Bersama UBSI Kampus Tasikmalaya
BSINews, Tasikmalaya – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan bersama Bank Sampah Tunas Mulia Ciherang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Rabu (31/7) dan Kamis (1/8), bertempat di lingkungan Bank Sampah Tunas Mulia Ciherang.
Hari pertama diisi dengan Pelatihan Bank Sampah Digital, yang mencakup materi pemasaran digital dan pemanfaatan aplikasi bank sampah. Narasumber Bambang Kelana Simpony membimbing peserta memahami strategi promosi di media sosial seperti Instagram dan WhatsApp. “Digitalisasi menjadi kebutuhan mendesak, dan kami ingin anggota bank sampah mampu menjangkau pasar lebih luas,” ujarnya.
Bank Sampah Tunas Mulia Ciherang Gelar Pelatihan Digitalisasi dan Daur Ulang Bersama UBSI Kampus Tasikmalaya
Hari kedua dilanjutkan dengan Pelatihan Pembuatan Handicraft dari Sampah Plastik. Peserta diajarkan mengubah limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomis seperti tas, dompet, dan hiasan rumah tangga. Kegiatan ini dipandu oleh Dewi sebagai instruktur utama. “Kami ingin anggota tidak hanya memahami pengelolaan sampah, tapi juga bisa memanfaatkannya menjadi produk kreatif yang bernilai jual tinggi,” jelas Dini Silvi Purnia selaku ketua pelaksana.
Moch. Haerul Ihsan, Direktur Bank Sampah Tunas Mulia Ciherang, menyampaikan bahwa kegiatan ini mendorong peran aktif warga dalam ekonomi sirkular. “Kami tidak ingin warga hanya menabung sampah, tapi juga mampu mengolahnya jadi barang berguna,” tuturnya.
Pelatihan ini mendapat dukungan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Ditjen Riset dan Pengembangan, Kemendikbudristek RI Tahun Pendanaan 2025. Kegiatan ditutup dengan pameran hasil karya dan sesi foto bersama sebagai simbol semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, UBSI Tasikmalaya tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam meningkatkan keterampilan, digitalisasi, dan kreativitas masyarakat secara berkelanjutan.(Niken)