Belajar Bicara, Belajar Percaya Diri! UBSI Bangun Potensi Kader PKK Bambu Apus Lewat Public Speaking

0 23

BSINews, Jakarta- Bicara di depan publik bukan sekadar soal suara yang lantang, tetapi juga tentang kepercayaan diri, pesan yang tepat, dan kemampuan membangun koneksi dengan audiens. Kesadaran inilah yang mendorong Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, untuk menggelar pelatihan public speaking bagi kader PKK Kelurahan Bambu Apus, Jakarta Timur, pada Sabtu (18/10/2025) di RPTRA Gebang Sari.

Baca juga: Dosen UBSI Ajarkan Generasi Muda di Rumah Yatim Cara Cerdas Kelola Keuangan

Kegiatan ini diikuti oleh 16 peserta yang antusias ingin meningkatkan kemampuan komunikasi dalam menjalankan perannya di masyarakat. Pelatihan dipandu oleh Namira Fitria, dosen UBSI, didampingi oleh Faif Yusuf, dengan pendekatan yang interaktif dan aplikatif. Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan cara berbicara persuasif dan mengatasi rasa gugup di depan publik.

Dalam sambutannya, Slamet Heri Winarno, selaku koordinator kegiatan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UBSI untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat melalui program pengabdian.

“Pelatihan ini menjadi wadah bagi kader PKK untuk mengasah kemampuan berbicara, menyampaikan informasi, dan mengedukasi warga dengan lebih efektif. Kami ingin mereka siap menjadi komunikator yang tangguh di tengah masyarakat,” ujar Slamet dalam keterangan tertulis pada Sabtu (21/10).

Apresiasi juga datang dari Yeni Rachmawati, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Bambu Apus, yang menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas layanan warga.

“Kami berterima kasih kepada Universitas BSI yang sudah berbagi ilmu dan pengalaman. Kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat peran kader PKK sebagai garda terdepan pelayanan sosial,” ungkap Yeni.

Sementara itu, Namira Fitria selaku pemateri menjelaskan bahwa public speaking bukan hanya keterampilan berbicara, tetapi seni berkomunikasi dengan hati.

“Kunci dari public speaking adalah kepercayaan diri dan empati terhadap audiens. Dengan latihan yang konsisten, siapa pun bisa menjadi pembicara yang efektif dan menginspirasi,” tuturnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah satu peserta, Ratnawati, mengaku pelatihan ini memberinya pengalaman baru dan menumbuhkan rasa percaya diri.

“Biasanya saya gugup kalau harus berbicara di depan orang banyak. Tapi sekarang saya lebih tahu cara menyampaikan pesan dengan tenang dan meyakinkan,” katanya dengan semangat.

Pelatihan ditutup dengan sesi refleksi dan dokumentasi bersama seluruh peserta. Suasana penuh kehangatan dan tawa menjadi penanda berakhirnya kegiatan yang inspiratif tersebut.

Baca juga: Dosen UBSI Kampus Purwokerto Pacu Omzet UMKM Teh Bunga Telang Dengan Sentuhan AI

Melalui kegiatan ini, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menunjukkan perannya sebagai Kampus Digital Kreatif yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga aktif membangun kapasitas masyarakat melalui pembelajaran praktis yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Leave A Reply

Your email address will not be published.