Belajar Gotong Royong Jadi Lebih Seru Lewat Permainan Edukatif

0 42

BSINews, Depok – Mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Bahasa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Margonda melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PM) bertema “Penerapan Nilai Gotong Royong Dalam Membangun Persatuan Melalui Karya Bersama” di SDN Kebayunan, Tapos, Depok, pada Rabu (6/5).

Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya nilai gotong royong serta penerapan kerja sama tim melalui materi interaktif dan permainan edukatif.

Mahasiswa hadirkan pembelajaran interaktif untuk tanamkan nilai kebersamaan sejak dini

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa untuk aktif memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui kegiatan edukasi yang kreatif dan inspiratif. Dalam kegiatan ini, siswa diajak memahami pentingnya Pendidikan Pancasila sebagai landasan dalam bersikap dan berinteraksi di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Upgrade Skill Komunikasi! Dosen UBSI Hadirkan Pelatihan English for Business di Abadijaya

Ketua pelaksana kegiatan, Kayla Athaya Putri Ismanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan semangat kebersamaan kepada siswa sejak dini.
Ia berharap para siswa dapat menerapkan nilai gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak siswa memahami bahwa kerja sama dan saling membantu merupakan nilai penting yang harus terus diterapkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya dalam keterangan rilis Rabu (6/5).

Kegiatan diikuti oleh 22 siswa kelas 4 SDN Kebayunan dengan suasana yang penuh antusiasme. Rangkaian acara dimulai dari sesi perkenalan, ice breaking, penyampaian materi, hingga permainan kelompok yang dirancang untuk melatih kekompakan dan kerja sama tim.

Guru SDN Kebayunan, Ayni Usnaeni, menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa UBSI Kampus Margonda.
Ia menilai metode pembelajaran interaktif membuat siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan. “Anak-anak terlihat sangat antusias karena kegiatan dikemas dengan cara yang menyenangkan sehingga mereka dapat belajar sambil bermain,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan pemberian bingkisan kepada siswa dan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi serta kenang-kenangan antara mahasiswa UBSI dan pihak sekolah.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.