Bersama Yayasan Qur’ani Nurul Fattah, UBSI Bahas Strategi Kelola SDM

0 93

BSINews, Tangerang — Upaya memperkuat kapasitas organisasi terus dilakukan oleh dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus BSD melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PM). Kali ini, UBSI menggandeng Yayasan Qur’ani Nurul Fattah dalam pelatihan bertajuk “Strategi Pengelolaan Sumber Daya Manusia di Era Digital”, yang dilaksanakan pada Sabtu, 22 Maret 2025 di Kampus UBSI BSD.

Kegiatan berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan diikuti oleh 11 pengurus Yayasan Qur’ani Nurul Fattah serta jajaran dosen UBSI. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai teknik pengelolaan sumber daya yang adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya dalam konteks lembaga sosial dan keagamaan.

Kepala Kampus UBSI kampus BSD, Mahmud, dalam sambutannya menekankan pentingnya strategi yang tepat dalam mengelola potensi yang dimiliki masyarakat.

UBSI Bahas Strategi Kelola SDM bersama Yayasan Qur’ani Nurul Fattah

“Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan bekal bagi pengurus yayasan dalam memperkuat peran mereka, khususnya dalam membangun sistem pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Perwakilan Yayasan Qur’ani Nurul Fattah, Rohman, turut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pelatihan ini. Ia menyebutkan bahwa peningkatan kualitas pengelolaan SDM sangat dibutuhkan agar program sosial dan pendidikan yang dijalankan yayasan bisa lebih optimal.

“Kami yakin pelatihan ini akan menjadi langkah awal yang baik untuk memperbaiki sistem kerja kami,” ujarnya.

Materi pelatihan disampaikan oleh Fajar Kurniawan, dosen UBSI sekaligus praktisi di bidang komunikasi dan pemberdayaan masyarakat. Ia membahas berbagai strategi pengelolaan SDM, mulai dari perencanaan, pemetaan potensi, pengembangan kompetensi, hingga pentingnya membangun kolaborasi yang kuat dengan stakeholder.

Baca juga : Universitas BSI Tebar Inspirasi Lewat Pelatihan Multimedia untuk Anak-Anak Yatim dan Dhuafa Tangerang!

“Pengelolaan sumber daya bukan hanya soal teknis, tapi juga soal kemampuan membangun komunikasi dan kepercayaan di tengah masyarakat,” terang Fajar.

Ketua pelaksana kegiatan, RR Roosita Cindrakasih, menutup pelatihan dengan harapan bahwa sinergi antara UBSI dan Yayasan Qur’ani Nurul Fattah dapat terus berlanjut.

“Kami berharap pelatihan ini menjadi bekal nyata bagi para pengurus dalam menerapkan strategi pengelolaan yang lebih efisien dan berdampak langsung,” tutupnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.