Dorong Ekonomi Keluarga, Dosen UBSI Kenalkan Business Model Canvas kepada PKK Ragajaya

0 14

BSINews, Bogor — Pengembangan usaha dari lingkungan keluarga dapat menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Untuk mendukung hal tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis memberikan pelatihan Business Model Canvas (BMC) kepada kelompok PKK RT 05 RW 07 Desa Ragajaya, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (3/10).

Dorong Ekonomi Keluarga, Dosen UBSI Kenalkan Business Model Canvas kepada PKK Ragajaya

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut dilaksanakan secara tatap muka dengan mengangkat tema “Pelatihan Pembuatan Business Plan Menggunakan Business Model Canvas (BMC) Produk Frozen Food Alami dan Sehat dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga pada Ibu PKK RT 05 RW 07 Desa Ragajaya Bogor.”

Pelatihan dilatarbelakangi oleh aktivitas sosial dan kesehatan kelompok PKK RT 05 RW 07 yang telah berjalan secara konsisten. Namun, kelompok tersebut belum memiliki program rutin yang secara khusus membahas perencanaan usaha, pemetaan model bisnis, dan pengembangan unit ekonomi produktif.

Kondisi tersebut menjadi peluang untuk memperkenalkan instrumen sederhana yang dapat membantu peserta mengembangkan ide usaha secara lebih terstruktur. BMC dipilih karena dapat menjadi alat visual untuk memetakan berbagai aspek usaha, mulai dari produk, pelanggan, pemasaran, operasional, kemitraan, hingga keuangan.

Ketua tim PkM, Ety Nurhayaty, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta dalam menyusun Business Model Canvas dengan menggunakan produk frozen food alami dan sehat sebagai studi kasus.

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu-ibu PKK mengenai proses pembuatan Business Model Canvas. Melalui studi kasus frozen food alami dan sehat, peserta dapat belajar merancang usaha yang sesuai dengan kebutuhan keluarga dan memiliki peluang untuk dikembangkan dari skala rumah tangga,” ujar Ety dalam keterangan rilis yang diterima di Bogor Sabtu (3/10).

Baca Juga : Dukung UMKM Naik Kelas, UBSI Sosialisasikan Business Model Canvas di Desa Bojong Baru

Produk frozen food dipilih sebagai studi kasus karena memiliki keterkaitan dengan kebutuhan keluarga terhadap makanan yang praktis, mudah disimpan, dan berpotensi diproduksi dalam skala rumah tangga. Melalui studi kasus tersebut, peserta diajak melihat peluang usaha sekaligus memahami bagaimana sebuah produk dapat dikembangkan menjadi model bisnis.

Materi pelatihan mencakup pengenalan karakteristik produk dan keamanan pengolahan, sembilan blok Business Model Canvas, simulasi penentuan nilai produk dan target pasar, pemetaan biaya dan sumber pendapatan, hingga strategi saluran pemasaran.

Peserta kemudian mengikuti praktik penyusunan BMC secara berkelompok. Kegiatan praktik tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk menerapkan materi yang telah disampaikan sekaligus berdiskusi mengenai ide usaha yang dapat dikembangkan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan doorprize bagi mereka yang aktif dan mampu menjawab pertanyaan pada sesi tanya jawab. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya diskusi antara peserta dan tim pelaksana.

Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan terdiri atas Ety Nurhayaty selaku ketua, Ratnawaty Marginingsih, Isnurrini Hidayat Susilowati, dan Eigis Yani Pramularso sebagai anggota, serta dua mahasiswa yang turut membantu pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga : 5 Keunggulan dan Kekurangan Business Model Canvas Versi BEC

Setelah mengikuti pelatihan, peserta menyampaikan respons positif dan merasa mendapatkan pengetahuan baru mengenai perencanaan usaha. Peserta juga berharap kegiatan PkM serupa dapat kembali dilaksanakan dengan tema yang disesuaikan dengan permasalahan dan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara panitia dan peserta. Melalui pelatihan ini, UBSI berharap pengetahuan mengenai Business Model Canvas dapat menjadi bekal bagi ibu-ibu PKK dalam mengembangkan ide usaha, memetakan peluang bisnis, serta mendukung penguatan ekonomi keluarga dari lingkungan masyarakat. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.