Dosen dan Mahasiswa UBSI Latih PRA Salimah Susukan Manfaatkan AI untuk Konten Kreatif
BSINews, Bogor — Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kreativitas dalam menyampaikan informasi dan dakwah di era digital. Untuk mendukung hal tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif mengadakan pelatihan pemanfaatan AI bagi pengurus dan anggota PRA Salimah Susukan, Bojonggede, pada Sabtu (17/10), di Aula Masjid Al Muhajirin, Bojonggede.
Dosen dan Mahasiswa UBSI Latih PRA Salimah Susukan Manfaatkan AI untuk Konten Kreatif
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini membekali peserta dengan keterampilan menggunakan AI untuk membuat teks promosi, narasi dakwah, poster, infografis, dan konten media sosial. Peserta juga mempraktikkan penggunaan aplikasi berbasis AI dengan pendampingan tim dosen dan mahasiswa.
Ahmad Fauzi selaku perwakilan tim PkM menjelaskan bahwa literasi digital penting agar organisasi dapat memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan informasi yang bermanfaat.
“Literasi digital bukan sekadar kemampuan menggunakan smartphone atau media sosial, tetapi juga bagaimana mengoptimalkan teknologi seperti kecerdasan buatan untuk menghasilkan konten yang bermanfaat, inspiratif, dan kreatif. Kami berharap pelatihan ini membantu PRA Salimah Susukan menyampaikan syiar dan program-program kebaikan secara lebih menarik dan efektif,” jelas Ahmad dalam keterangan rilis yang diterima di Bogor Sabtu (17/10).
Baca Juga : Dosen UBSI Latih UMKM Lokabisa Manfaatkan AI untuk Perkuat Pemasaran Digital
Pelatihan ini melibatkan dosen UBSI, yaitu Risa Wati, Ahmad Fauzi, Hilda Rachmi, dan Imam Nawawi, serta mahasiswa Ekcel Sebastianus Saksti Mahardika dan Humaira Salsabila. Para mahasiswa turut mendampingi peserta saat mempraktikkan penggunaan aplikasi AI.
Melalui kegiatan ini, UBSI berharap pengurus dan anggota PRA Salimah Susukan dapat memanfaatkan teknologi AI untuk memperluas jangkauan dakwah, publikasi kegiatan, dan program pemberdayaan keluarga. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung peningkatan literasi digital masyarakat. (Safika)