Dosen Hukum Bisnis UBSI Edukasi Guru dan Orang Tua PAUD tentang Pencegahan Bullying Sejak Dini
BSINews, Jakarta — Upaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak perlu dimulai sejak usia dini melalui kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan perguruan tinggi. Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi Hukum Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di PAUD Mawar dan PAUD Sendy, Jakarta Selatan, pada Jumat (5/6). Kegiatan ini terselenggara bekerja sama dengan Yayasan Komunitas Cerdaskan Anak Indonesia (KOCAK).
Kunjungan Pengabdian kepada Masyarakat Perkuat Pemahaman Perlindungan Anak dan Pentingnya Pola Asuh Positif di Lingkungan Keluarga serta Sekolah
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru PAUD dan para orang tua mengenai pentingnya pola asuh yang positif, pencegahan perundungan (bullying), serta perlindungan terhadap hak-hak anak. Edukasi diberikan sebagai langkah preventif agar anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter maupun psikologisnya.
Dalam sesi pemaparan materi, dosen Program Studi Hukum Bisnis, Rizki Atsari Samanha, menjelaskan bahwa bullying merupakan persoalan yang perlu mendapatkan perhatian sejak usia dini karena dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap perkembangan anak.
“Bullying bukan hanya berdampak pada kondisi emosional anak dalam jangka pendek, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan mental, rasa percaya diri, kemampuan bersosialisasi, hingga kualitas hidup mereka di masa depan. Karena itu, pencegahan harus dilakukan melalui kerja sama antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Jum’at (5/6).
Baca Juga : Mahasiswa UBSI Tanamkan Nilai Cinta Tanah Air kepada Anak Usia Dini di PAUD An-Nabil
Selain membahas dampak psikologis perundungan, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai aspek hukum perlindungan anak di Indonesia. Materi yang disampaikan menekankan bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang tanpa mengalami kekerasan maupun diskriminasi, sehingga orang tua dan pendidik memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak.
Pihak PAUD Mawar dan PAUD Sendy mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini karena materi yang diberikan dinilai relevan dengan kebutuhan guru dan orang tua dalam menghadapi berbagai tantangan pengasuhan anak saat ini. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter serta perlindungan anak.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkomitmen menghadirkan program edukasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud kontribusi Program Studi Hukum Bisnis dalam meningkatkan kesadaran hukum sekaligus memperkuat peran keluarga dan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak. (Safika)