Dosen UBSI Ajak PKK RW 013 Ragajaya Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi

0 10

BSINews, Bogor – Sampah rumah tangga tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga berpotensi memberikan nilai ekonomi jika dikelola dengan tepat. Untuk meningkatkan kesadaran tersebut, dosen Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar sosialisasi bertajuk “Pemanfaatan Sampah Jadi Berkah untuk Peluang Ekonomi dari Pengelolaan Sampah dan Gaya Hidup Berkelanjutan” bagi anggota PKK RW 013 Desa Ragajaya, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (17/10).

Dosen UBSI Ajak PKK RW 013 Ragajaya Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemilahan dan pemanfaatan sampah serta penerapan kebiasaan hidup berkelanjutan. Acara diawali dengan sambutan dari pihak mitra dan perwakilan UBSI, dilanjutkan penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, dan foto bersama.

Ketua pelaksana, Yuni Fitriani, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah yang tepat dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Pengelolaan sampah perlu dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah, seperti memilah sampah berdasarkan jenisnya. Jika dilakukan secara konsisten dan disertai pemanfaatan yang tepat, sampah dapat menjadi sumber daya yang bernilai guna sekaligus berpotensi memberikan manfaat ekonomi,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Bogor Kamis (22/10).

Baca Juga : UBSI Kampus Fatmawati Hadir di Campus Fair SMK Ekonomika Depok, Kupas Prodi Favorit dan Peluang Beasiswa

Materi disampaikan oleh Sri Utami yang menjelaskan cara memilah sampah sejak dari sumbernya, membedakan sampah organik dan anorganik, serta mengenali alternatif pengolahannya. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik tertentu dapat dipilah untuk didaur ulang atau diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai jual.

Kegiatan ini juga melibatkan dosen Handini Widyastuti dan Bambang Junadi serta mahasiswa Syifa Nurlaila dan Syifa Amalia. Keterlibatan tim tersebut mendukung pelaksanaan edukasi sekaligus menjadi bagian dari kolaborasi perguruan tinggi dengan masyarakat.

Dalam sesi diskusi, peserta aktif membahas cara pengelolaan sampah yang dapat diterapkan di lingkungan rumah tangga. Salah satu peserta, Septi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan inspirasi untuk lebih memperhatikan pemanfaatan sampah di lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya memilah dan mengelola sampah. Saya menjadi lebih memahami bahwa sampah yang dikelola dengan tepat dapat dimanfaatkan kembali dan berpotensi memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan, membangun gaya hidup berkelanjutan, dan membuka peluang ekonomi.

Melalui edukasi yang aplikatif, dosen FTI UBSI berharap anggota PKK RW 013 Desa Ragajaya dapat menerapkan kebiasaan memilah dan mengolah sampah dalam kehidupan sehari-hari serta membagikan pengetahuan tersebut kepada masyarakat di sekitarnya. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.