Dosen UBSI Bantu UMKM Koperasi Wanita Atsiri Tingkatkan Daya Saing Lewat Digital Marketing dan AI
BSINews, Bogor — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Peningkatan Daya Saing UMKM melalui Implementasi Digital Marketing Berbasis Media Sosial dan Artificial Intelligence (AI)” yang dilaksanakan pada Sabtu (3/10) di Koperasi Wanita (KOPWAN) Atsiri, Jalan Atsiri No. 45, RT 01/RW 12, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Dosen UBSI Bantu UMKM Koperasi Wanita Atsiri Tingkatkan Daya Saing Lewat Digital Marketing dan AI
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan media sosial dan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung pemasaran produk. Melalui pelatihan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai strategi promosi digital, pengembangan konten kreatif, serta penggunaan AI untuk membantu proses pemasaran agar lebih efektif dan efisien.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan Koperasi Wanita Atsiri selaku mitra yang mengapresiasi pelaksanaan program PkM tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat praktis bagi pelaku UMKM agar mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk.
Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Viki Sulistia selaku ketua kelompok, Enok Tuti Alawiyah sebagai tutor, serta Helina Apriyani dan Rahmat Tri Yunandar sebagai anggota. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika yang turut membantu pelaksanaan dan memberikan pendampingan teknis kepada peserta.
Dalam penyampaian materi, Enok Tuti Alawiyah membahas strategi digital marketing berbasis media sosial dan pemanfaatan AI untuk mendukung pengembangan usaha. Materi meliputi penggunaan media sosial sebagai sarana promosi, penyusunan konten yang menarik, pengenalan teknologi AI untuk membantu kegiatan pemasaran, serta optimalisasi media digital guna meningkatkan jangkauan dan daya saing produk.
Pelatihan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga dilengkapi dengan sesi praktik dan pendampingan. Peserta diarahkan untuk memahami penerapan strategi pemasaran digital secara langsung, mulai dari mengembangkan ide konten, memanfaatkan media sosial untuk promosi, hingga mengenal penggunaan AI sebagai alat bantu dalam menghasilkan dan menyempurnakan materi pemasaran.
Melalui sesi pendampingan, peserta memperoleh kesempatan untuk memahami bagaimana teknologi digital dapat diterapkan sesuai kebutuhan usaha. Dukungan mahasiswa dalam kegiatan ini turut membantu peserta mengikuti tahapan praktik dan memahami penggunaan media sosial serta teknologi AI untuk menunjang kegiatan pemasaran.
Tutor kegiatan, Enok Tuti Alawiyah, menyampaikan bahwa pemanfaatan media sosial dan teknologi AI dapat menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan strategi promosi yang lebih kreatif dan menjangkau konsumen secara lebih luas.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap pelaku UMKM Koperasi Wanita Atsiri dapat semakin memahami pemanfaatan media sosial dan teknologi AI untuk mendukung pemasaran produk. Dengan strategi yang tepat, teknologi digital dapat membantu pelaku usaha mengembangkan konten promosi yang menarik dan meningkatkan daya saing secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Bogor Senin (5/10).
Baca Juga : Dosen UBSI Sukses Gelar Workshop Digital Marketing untuk UMKM Mampang Prapatan
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi UBSI dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan mitra koperasi diharapkan dapat mendorong penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi pengembangan usaha masyarakat.
Melalui program ini, pelaku UMKM Koperasi Wanita Atsiri diharapkan semakin siap memanfaatkan teknologi digital secara optimal, memperluas pemasaran, serta meningkatkan efektivitas promosi. Penguatan keterampilan digital tersebut diharapkan menjadi langkah positif dalam membangun usaha yang adaptif, kompetitif, dan berkelanjutan di tengah perkembangan ekonomi digital. (Safika)