Dosen UBSI Bekali Masyarakat Jakarta Timur Keterampilan Penyusunan Laporan Keuangan
BSINews, Jakarta – Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui pelatihan bertema “Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Madrasah Al Hadid Jakarta Timur” pada Minggu (4/5). Kegiatan yang berlangsung di BKB PAUD Anyelir, Kramat Jati, Jakarta Timur ini diikuti peserta dengan penuh antusias sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkomitmen menghadirkan kegiatan edukatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya penyusunan laporan keuangan yang tertib, transparan, dan sesuai prinsip dasar akuntansi untuk mendukung pengelolaan administrasi lembaga pendidikan maupun kegiatan operasional sehari-hari.
Pelatihan Akuntansi Dasar Dorong Transparansi dan Pengelolaan Keuangan yang Lebih Tertib
Tim pelaksana kegiatan terdiri dari dosen Program Studi Manajemen dan Akuntansi UBSI, yakni Riko Mersandro Permana sebagai ketua pelaksana, Caroline Felecia Christine Lawalata sebagai tutor, serta Satria Chandra sebagai anggota tim. Kegiatan ini juga didukung oleh mahasiswa Program Studi S1 Manajemen UBSI yang turut membantu jalannya pelatihan.
Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar laporan keuangan, pencatatan transaksi, penyusunan laporan laba rugi, hingga simulasi praktik pembuatan neraca sederhana. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab yang membuat peserta lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Baca juga: Dosen UBSI Dorong Digitalisasi UMKM Lewat Pelatihan Google Sheets di Bogor
Ketua pelaksana kegiatan, Riko Mersandro Permana, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini dapat membantu peserta memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel sehingga dapat diterapkan dalam kegiatan administrasi sehari-hari,” ujarnya dalam keterangan rilis Minggu (4/5).
Peserta terlihat aktif selama kegiatan berlangsung, terutama saat mengikuti simulasi penyusunan laporan keuangan sederhana. Banyak peserta mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya pencatatan transaksi yang sistematis agar pengelolaan keuangan menjadi lebih rapi dan mudah dipantau.
Sementara itu, tutor pelatihan, Caroline Felecia Christine Lawalata, berharap kegiatan seperti ini dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami ingin peserta tidak hanya memahami teori dasar akuntansi, tetapi juga mampu menerapkannya secara praktis untuk mendukung pengelolaan keuangan yang lebih profesional,” ungkapnya.
Melalui kegiatan PKM ini, UBSI berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif dalam pengelolaan administrasi serta keuangan di era modern.(Niken)