Dosen UBSI Bekali Warga Tegal Parang Strategi Digital Marketing untuk Tingkatkan Penjualan UMKM

0 4

BSINews, Jakarta — Pemanfaatan teknologi digital menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan penjualan. Untuk mendukung kemampuan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Strategi Digital Marketing Menggunakan Media Sosial untuk Meningkatkan Penjualan di Era Digital pada Warga RT 007” pada Sabtu (10/10) di Aula Pertemuan RT 007, Kelurahan Tegal Parang, Jakarta Selatan.

Dosen UBSI Bekali Warga Tegal Parang Strategi Digital Marketing untuk Tingkatkan Penjualan UMKM

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.30 WIB ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi UBSI dengan warga RT 007. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk mempromosikan produk UMKM, memperluas jangkauan pemasaran, serta mendukung pengelolaan usaha yang lebih efektif.

Tim dosen UBSI yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Safitri Linawati, Siti Faizah, dan Eni Pudjiarti. Kegiatan ini juga didukung oleh Renna Mardiany Tanamal dan Muhammad Akmal Syawal sebagai mahasiswa UBSI Kampus Dewi Sartika 289.

Acara dibuka dengan sambutan Imam Rifa’i selaku pengurus RT 007 dan Herlambang Brawijaya sebagai perwakilan dosen UBSI. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi perguruan tinggi dan masyarakat untuk berkolaborasi dalam meningkatkan keterampilan digital yang dapat diterapkan secara langsung dalam kegiatan usaha warga.

Dalam sambutannya, Imam Rifa’i menyambut baik pelaksanaan kegiatan pelatihan yang memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu warga mengenal strategi pemasaran digital yang sesuai dengan kebutuhan usaha serta perkembangan teknologi.

“Kami berharap pelatihan ini dapat membantu warga memahami cara memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk UMKM secara lebih kreatif dan menjangkau lebih banyak calon pelanggan,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Senin (12/10).

Baca Juga : Dosen UBSI Dampingi Pengurus DKM Masjid Lathifah Depok Manfaatkan AI untuk Perkuat Dakwah Digital

Sementara itu, Herlambang Brawijaya menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pengembangan UMKM. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dosen UBSI berupaya membagikan pengetahuan yang aplikatif agar warga dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi produk secara lebih kreatif dan terarah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap warga RT 007 dapat memanfaatkan media sosial dan teknologi digital secara optimal untuk mengembangkan promosi produk, meningkatkan daya saing UMKM, serta membuka peluang penjualan yang lebih luas,” ungkapnya.

Materi pelatihan berfokus pada pengenalan digital marketing berbasis artificial intelligence (AI), pemanfaatan media sosial untuk promosi, pengelolaan data penjualan, serta penyusunan laporan. Peserta diperkenalkan pada pentingnya menyusun strategi pemasaran yang sesuai dengan karakteristik produk dan memanfaatkan platform digital untuk menjangkau calon konsumen secara lebih luas.

Selain itu, warga didorong untuk mengembangkan konten promosi, termasuk video digital yang dapat memperkenalkan keunggulan produk UMKM. Pemanfaatan media sosial secara tepat diharapkan membantu pelaku usaha menyampaikan informasi produk dengan lebih menarik, meningkatkan interaksi dengan calon pelanggan, dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

Baca Juga : Trend Digital Marketing di Tahun 2026 dan Strategi Menguasainya

Melalui pelatihan ini, UBSI berharap warga RT 007 Kelurahan Tegal Parang mampu menerapkan strategi digital marketing secara efektif dan profesional. Keterampilan yang diperoleh juga diharapkan mendukung pengelolaan promosi dan penjualan berbasis teknologi sehingga kegiatan usaha dapat berkembang mengikuti perubahan perilaku konsumen di era digital.

Tim dosen UBSI turut menyampaikan komitmen untuk menjalin kolaborasi dan pendampingan setelah pelatihan agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh pemberdayaan masyarakat melalui literasi digital yang dapat dikembangkan di lingkungan lainnya. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.