Dosen UBSI Berikan Pelatihan Literasi Keuangan, Anak Panti Kini Melek Finansial
BSINews, Tanggerang-Pendidikan literasi keuangan kini tak lagi hanya menjadi kebutuhan orang dewasa, tetapi juga menjadi bekal penting bagi anak-anak, termasuk mereka yang tinggal di panti asuhan. Menyadari hal ini, dosen program studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Sarana Informatika yang beranggotakan Dina Purnama Sari, Fadilah, Fitri Apriyanti, Hadi Wibowo berserta mahasiswa menyelenggarakan Kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan menggelar program edukasi bertema “Sosialisasi Literasi Keuangan untuk Anak Panti” guna menanamkan kesadaran finansial sejak dini.
Baca Juga: Tingkatkan Literasi Digital, UBSI Gelar Pelatihan Desain Grafis Canva untuk Remaja RT 007 Mampang
Kegiatan ini diselenggarakan di Panti Asuhan Muh-Dalifah, Tangerang, dan diikuti oleh puluhan anak berusia 10 hingga 17 tahun. Dengan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, para peserta diajak untuk memahami dan menerapkan pengetahuan tentang keuangan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menabung, mengelola uang saku, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta pentingnya perencanaan keuangan di masa depan, termasuk ajakan untuk mulai berinvesati sejak dini.
Menurut Ketua Pelaksana kegiatan, Dina Purnamasari, tujuan utama program ini adalah membekali anak-anak dengan pengetahuan dan keterampilan dasar keuangan agar kelak mereka mampu mandiri secara ekonomi dan bijak dalam mengambil keputusan finansial.
“Anak-anak ini adalah calon generasi masa depan. Kami berharap, dengan pemahaman finansial yang baik, mereka bisa membangun kehidupan yang lebih sejahtera dan cemerlang,” ujar Dina.
Selain dosen, program ini juga melibatkan mahasiswa dari program studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Sarana Informatika yang memberikan materi serta simulasi pengelolaan uang. Salah satu sesi yang paling menarik adalah permainan “Cermat Cerdas”, di mana anak-anak diberi pertanyaan tentang literasi keuangan sesuai dengan materi yang telah disampaikan.
Salah satu peserta, Azzam mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini. “Tadinya saya cuma tahu nabung dari sisa uang jajan. Tapi sekarang saya jadi tahu gimana caranya menyusun anggaran dan mikir sebelum membelanjakan uang,” ungkapnya.
Pihak panti menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut. Kuntanti mengatakan awalnya ia ingin tahu nabung dari sisa uang jajan. Tapi sekarang ia jadi tahu gimana caranya menyusun anggaran dan mikir sebelum membelanjakan uang.
“Kami berharap anak-anak tidak hanya tumbuh dengan kasih sayang, tetapi juga dengan bekal pengetahuan yang bisa mereka gunakan untuk masa depan,” tutur pengurus panti, Kuntanti.
Baca Juga: Dosen UBSI Sukses Berikan Pelatihan Canva: Kader Posyandu Tambun Tingkatkan Promosi Kesehatan
Dengan adanya program literasi keuangan seperti ini, diharapkan anak-anak panti asuhan tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga dapat tumbuh menjadi individu yang cakap, bijak secara finansial, dan mampu berdiri di atas kaki sendiri. (RDX)