Dosen UBSI Berikan Pelatihan Microsoft Word untuk Santri Tahfidz Nurul Islam Bekasi: Sinergi Literasi Digital dan Nilai Qur’ani
BSINews, Bekasi- Dalam rangka meningkatkan literasi digital di kalangan generasi muda penghafal Al-Qur’an, telah diselenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada hari Minggu, 4 Mei 2025, bertajuk “Integrasi Teknologi dalam Pendidikan: Pelatihan Microsoft Word untuk Santri Tahfidz Qur’an Nurul Islam Bekasi.” Kegiatan ini berlangsung di Lembaga Tahfidz Qur’an (LTQ) Nurul Islam Bekasi dan diikuti dengan semangat oleh para santri dari berbagai jenjang usia.
Baca Juga: Dosen UBSI Hadirkan Solusi Cerdas: Pelatihan Digital Marketing dan Fotografi untuk UMKM
Tujuan utama pelatihan ini adalah membekali para santri dengan keterampilan dasar dalam penggunaan Microsoft Word, sebagai bekal penting di era serba digital saat ini. Pelatihan ini menjadi jembatan sinergi antara kecakapan teknologi dan penguatan nilai-nilai keagamaan, yang diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Acara dibuka secara resmi oleh KH. Johan Fikri Mubarak, selaku perwakilan dari LTQ Nurul Islam. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas pelatihan ini. Santri tidak hanya dituntut menghafal Al-Qur’an, tetapi juga harus siap menghadapi dunia modern yang menuntut literasi digital. Ini adalah langkah nyata menuju santri yang mandiri dan melek teknologi,” ujar KH. Johan Fikri Mubarak.
Materi pelatihan disampaikan oleh Dr. Rini Larasati Irawan, yang dikenal sebagai akademisi berpengalaman di bidang teknologi pendidikan. Dengan gaya penyampaian yang lugas dan interaktif, Dr. Rini membimbing para santri memahami berbagai fitur dasar Microsoft Word, mulai dari format penulisan, pengaturan paragraf, penggunaan tabel, hingga penyisipan gambar.
Metode pelatihan dirancang dengan kombinasi penyampaian materi, sesi praktik langsung, dan diskusi dua arah, sehingga para peserta dapat belajar secara aktif dan aplikatif. Suasana kian semarak dengan sesi doorprize yang disiapkan untuk meningkatkan semangat para peserta.
“Saya sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini. Sekarang saya tahu cara membuat dokumen dengan rapi dan bisa bantu ustadz mengetikkan materi hafalan,” ujar salah satu peserta pelatihan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga momentum membangun semangat kolaborasi antara dunia pendidikan agama dan teknologi. Harapannya, pelatihan semacam ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lembaga pendidikan keagamaan di Indonesia.
Baca Juga: Dosen FEB UBSI Gelar Pelatihan Pemanfaatan WPS Office dan Google Drive bagi Kader PKK RW 002 Cibubur
“Membekali santri dengan keterampilan digital bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Dengan semangat Qur’ani dan kecakapan teknologi, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tapi juga siap bersaing secara global,” pungkas Dr. Rini Larasati Irawa, (RDX)