Dosen UBSI Berikan Solusi Tantangan Pendidikan di Tengah Covid 19

0 145

Jakarta Bsi-News

Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat secara virtual sebagai bentuk mengimplementasikan salah satu Tri Dharma perguruan tinggi. Penyelenggaraan pengabdian masyarakat kali ini dilaksanakan secara online melalui media aplikasi virtual zoom berupa pelatihan dan pendampingan secara virtual kepada remaja masjid Ar – Royyan yang beralamat Jl. Kramat IV No.86, RT.8/RW.10, Lubang Buaya, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13810. Penyebaran pandemi virus Corona (Covid-19) di Indonesia membuat banyak sekolah menghentikan proses pembelajaran tatap muka. Pemanfatan teknologi   informasi   diharapkan   mampu   mengatasi proses belajar mengajar bisa tetap berjalan dengan baik meskipun  tengah  berada  masa  pendemi  Virus  Corona Covid 19. Sebagai gantinya, pembelajaran dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh atau remote learning. Demi  tetap  menjaga  dunia  pendidikan bisa   tetap   berjalan   dengan   baik   serta   mendukung Pemerintah   dalam   mendukung  physical   distancing  ditengah  pandemi  covid  19  sesuai  intruksi  presiden  untuk tetap di rumah, belajar di rumah, bekerja di rumah, ibadah  di rumah,24 Oktober 2020

Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Suparman Hilawu, S.Sos, M.Si. selaku wakil dari Universitas Bina Sarana Informatika dan dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh  Bapak Mohammad Amas Lahat, S.Ag.,MM. Semangat peserta untuk mengikuti pengabdian masyarakat tidaklah surut meskipun pengabdian masyarakat disampaikan secara virtual. “Pembelajaran Jarak  Jauh (PJJ)  bertujuan  untuk  memenuhi  standar pendidikan  dengan  pemanfaatan  teknologi  informasi dengan  menggunakan  perangkat  komputer  atau  gadget  yang  saling  terhubung  antaras  siswa  dan  guru  maupun  antara   mahasiswa   dengan   dosen      sehingga   melalui  pemanfaatan teknologi tersebut proses belajar mengajar bisa   tetap   dilaksanakan   dengan   baik. Serta tantangan pendidikan di tengah Covid-19  antara lain minimnya penguasaan teknologi informasi, sdm pendidikan rendah, pembelajaran yang tidak efektif, akses internet tidak merata, biaya paket data yang harus dikeluarkan, dan kesibukan orang tua”, tutur Mohammad Amas Lahat, S.Ag.,MM sebagai tutor dalam pengabdian masyarakat tantangan pendidikan di tengah covid 19. Menanggapi pertanyaan dari salah satu peserta tentang cara mengatasi kejenuhan saat pembelajaran daring, maka di sini haruslah ada kerja sama dari pengajar untuk membuat pengajaran tidak monoton misalnya dengan bentuk video yang menarik, sehingga siswa tidak merasa bosan.

Diharapkan program pengabdian masyarakat ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar Universitas Bina Sarana Informatika bisa terus berperan dalam meningkatkan pengetahuan dan keahlian masyarakat khususnya bagi Remaja Masjid Ar Royyan Lubang Buaya. Semoga kegiatan ini terus berlangsung dan bersinambungan.

Pembukaan sambutan dari Bapak Suparman Hilawu, S.Sos, M.Si. selaku wakil dari Universitas Bina Sarana Informatika

Leave A Reply

Your email address will not be published.