Dosen UBSI Bekali Remaja Masjid Ar-Rahman Tambun Utara Keterampilan Branding Visual Berbasis AI
BSINews, Bekasi – Menyampaikan kegiatan sosial dan keagamaan kini tidak cukup hanya mengandalkan informasi tertulis. Identitas visual yang menarik dan konten digital yang kreatif dapat membantu pesan menjangkau masyarakat lebih luas, termasuk generasi muda yang akrab dengan media sosial.
Melihat kebutuhan tersebut, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Bukan Sekadar Prompt: Rahasia Merekayasa Visual Brand Unik di Era AI Pada Remaja Masjid Jami’ Ar-Rahman”. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Jami’ Ar-Rahman, Perum Green De Jalen, Tambun Utara, pada Minggu (25/10), pukul 09.00–11.30 WIB.
Keterampilan Branding Visual Berbasis AI
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkolaborasi dengan Remaja Masjid Jami’ Ar-Rahman. Kegiatan ini bertujuan membekali para remaja dengan keterampilan memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung publikasi kegiatan sosial maupun keagamaan di lingkungan masyarakat.
Kegiatan dipimpin oleh Samudi selaku ketua tim PkM, bersama Achmad Maezar Bayu Aji, Susy Rosyida, dan Yuni Eka Cahyani. Tim juga melibatkan mahasiswa UBSI Kampus Kaliabang, yaitu Alden Farrel Edria, Maulana Aziz Al-Bukhori, Moches Milano Butar Butar, dan Naila Azaria.
Samudi mengatakan, dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan AI generatif untuk mengembangkan identitas visual dan branding digital. Materi berfokus pada teknik prompt engineering untuk membantu proses pembuatan logo, pemilihan tipografi, serta penyusunan panduan identitas merek atau brand guidelines.
“Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami bahwa penggunaan AI dalam desain bukan sekadar memasukkan perintah atau prompt, melainkan membutuhkan gagasan, arahan, dan pemahaman terhadap identitas yang ingin dibangun. Teknologi dapat membantu memperluas eksplorasi desain, tetapi kreativitas dan keputusan akhir tetap berada di tangan manusia,” ujar Samudi, Minggu (25/10).
Tambahnya, keterampilan ini diharapkan dapat mendukung Remaja Masjid Jami’ Ar-Rahman dalam mengembangkan konten publikasi yang lebih menarik dan konsisten. Identitas visual yang terarah dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan program masjid, menyampaikan informasi kegiatan, serta membangun komunikasi dengan masyarakat melalui platform digital.
UBSI berharap pelatihan ini juga mendorong peserta untuk mengembangkan berbagai bentuk konten promosi digital, termasuk video publikasi kegiatan. Dengan keterampilan yang diperoleh, remaja masjid diharapkan semakin mandiri dalam mengelola komunikasi digital dan menyebarluaskan informasi syiar secara kreatif.
Sementara itu, Maezar mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para remaja untuk mengenal peluang di bidang desain dan ekonomi kreatif berbasis teknologi. Penguasaan keterampilan digital tidak hanya dapat mendukung aktivitas organisasi, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan kreatifnya.
“Tim dosen UBSI berkomitmen menjalin kolaborasi dan pendampingan pascapelatihan agar pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata serta sesi foto bersama antara tim dosen, mahasiswa, dan peserta pelatihan,” ujar Maezar, Minggu (25/10).
Melalui kegiatan pengabdian ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berharap teknologi AI dapat dimanfaatkan secara produktif oleh generasi muda, termasuk dalam memperkuat publikasi kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat.