Dosen UBSI Dampingi PKK Bintara Kelola Usaha Rumahan dan Pahami Legalitas P-IRT
BSINews, Bekasi – Pengelolaan usaha yang baik dan pemahaman mengenai legalitas menjadi bekal penting bagi pelaku usaha rumahan untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. Untuk mendukung hal tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK melalui Manajemen Usaha Rumahan dan Pendampingan Legalitas Izin Edar P-IRT bersama PKK RT 011/RW 010 Perumahan Duta Kranji, Kelurahan Bintara, Kota Bekasi, Sabtu (25/10).
Dosen UBSI Dampingi PKK Bintara Kelola Usaha Rumahan dan Pahami Legalitas P-IRT
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat RT 011/RW 010 Perumahan Duta Kranji ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengelola usaha rumahan. Pelatihan juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya legalitas bagi pelaku usaha pangan skala rumah tangga agar dapat menjalankan usaha sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan mitra PKK, Sutarto, yang menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini menjadi kesempatan bagi anggota PKK untuk memperluas wawasan dan memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan dalam mengembangkan usaha rumahan.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Nurhidayati selaku tutor. Materi berfokus pada manajemen usaha rumahan, mulai dari pengelolaan operasional, perencanaan pengembangan usaha, hingga pemahaman mengenai aspek legalitas produk pangan.
Dalam menjalankan usaha, pengelolaan yang terstruktur diperlukan agar pelaku usaha dapat mengatur kegiatan bisnis secara lebih efektif. Selain itu, pemahaman mengenai perizinan juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan produk agar memenuhi persyaratan yang berlaku dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Nurhidayati menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui edukasi dan pendampingan merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap ibu-ibu PKK memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan untuk mengelola usaha rumahan secara lebih terarah. Pemahaman mengenai manajemen usaha dan legalitas produk diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas usaha serta memperluas peluang pengembangannya,” ujar Nurhidayati dalam keterangan rilis yang diterima di Bekasi Selasa (27/10).
Pendampingan legalitas P-IRT turut menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Peserta diperkenalkan pada pentingnya memahami persyaratan perizinan bagi produk pangan olahan yang diproduksi oleh usaha rumah tangga. Dengan pengetahuan tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat mempersiapkan kebutuhan administrasi dan memenuhi ketentuan yang sesuai dengan jenis produk serta peraturan yang berlaku.
Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat dalam berbagi pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan warga. Melalui pendekatan edukatif, peserta diharapkan lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi usaha serta memahami langkah-langkah yang diperlukan untuk menjalankan bisnis secara profesional.
Melalui kegiatan PkM ini, UBSI berharap ibu-ibu PKK RT 011/RW 010 Perumahan Duta Kranji dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha rumahan sekaligus memperkuat pemahaman mengenai legalitas produk. Sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan terus berlanjut untuk mendukung kemandirian ekonomi keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Safika)