Dosen UBSI Dorong Optimalisasi Ekonomi Sirkular melalui Teknologi Inovasi Bersama Bank Sampah Mawar
BSINews, Depok-Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Sosialisasi dan FGD Kegiatan PkM melalui Teknologi Inovasi untuk Optimalisasi Ekonomi Sirkular Berkelanjutan”. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026 di rumah Ketua Bank Sampah Mawar, Depok, ini bertujuan memperkuat pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular melalui pemanfaatan teknologi inovasi.
Baca juga: Dosen UBSI Kampus Yogyakarta Latih Guru DIY Terapkan AI untuk Media Pembelajaran
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus dan anggota Bank Sampah Mawar, termasuk Sri Yanti, bersama tim pelaksana PkM UBSI yang memiliki perhatian terhadap pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Acara ini menjadi wadah kolaborasi antara akademisi dan komunitas dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih inovatif, produktif, dan berkelanjutan.
Dalam sesi sosialisasi, tim pelaksana PkM menjelaskan pentingnya pemanfaatan teknologi inovasi untuk meningkatkan efektivitas proses pengumpulan, pemilahan, hingga pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi. Selain itu, peserta juga diberikan wawasan mengenai strategi pemasaran digital, pengelolaan administrasi, hingga pemanfaatan marketplace untuk memperluas jangkauan produk daur ulang.
“Pemanfaatan teknologi inovasi dapat membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini mampu mendorong terciptanya sistem ekonomi sirkular yang berkelanjutan,” ujar ketua tim pelaksana PkM dalam kegiatan tersebut.
Selain sosialisasi, kegiatan juga dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung interaktif. Dalam diskusi tersebut, peserta membahas berbagai tantangan yang dihadapi Bank Sampah Mawar, mulai dari pengelolaan operasional, pemasaran produk daur ulang, hingga pengembangan sistem digital untuk pengelolaan keuangan bank sampah.
Sementara itu, Sri Yanti menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh tim UBSI dan berharap adanya pendampingan berkelanjutan untuk mendukung pengembangan kapasitas pengelolaan bank sampah. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar Bank Sampah Mawar dapat berkembang dan menjadi contoh pengelolaan sampah bernilai ekonomi bagi masyarakat lainnya,” ungkapnya.
Baca juga: Dosen UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat, Bantu Pokdakan Sebarkan Informasi Digital
Sebagai kampus digital kreatif, UBSI terus berkomitmen menghadirkan program pengabdian masyarakat yang relevan dengan kebutuhan zaman dan perkembangan teknologi. Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan komunitas masyarakat, UBSI berharap inovasi digital dapat memberikan dampak positif dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan sosialisasi dan FGD ini, diharapkan tercipta berbagai rekomendasi strategis dan inovasi yang dapat diterapkan secara nyata guna memperkuat implementasi ekonomi sirkular berkelanjutan di tingkat masyarakat.