Dosen UBSI Gaungkan Edukasi Kanker Serviks: Kolaborasi Cegah Sejak Dini di Yayasan Ar-Rasyidiyah
BSINews, Jakarta-Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan perempuan Indonesia, dosen dan mahasiswa dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dan Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Sosialisasi Pencegahan Dini Kanker Serviks” di Yayasan Hasanah Ar-Rasyidiyah, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin (15/7).
Baca Juga: Dosen BSI Berikan Pelatihan Pembuatan Proposal Kepada PKK Kelurahan Ciwaringin
Kegiatan ini dihadiri oleh para pengurus yayasan, warga sekitar, serta Ibu RT setempat, dan dilaksanakan di lingkungan TPA Ar-Rasyidiyah. Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi dasar dan deteksi dini kanker serviks sebuah upaya penting mengingat penyakit ini masih menjadi ancaman kesehatan serius bagi perempuan di Indonesia.
Dalam sambutannya, Robih Cahyadi selaku pengurus Yayasan Hasanah Ar-Rasyidiyah, menyampaikan bahwa edukasi dan pemahaman dini terkait pencegahan kanker serviks sangat dibutuhkan, terutama oleh para pengurus dan pendamping anak-anak asuh.
“Kami menyadari pentingnya edukasi sejak dini, baik di rumah maupun di lingkungan usaha. Karena itu, kami sangat terbantu dengan kehadiran para akademisi dan mahasiswa yang memberikan wawasan komprehensif dan membangun kesadaran kolektif,” ujarnya.
Materi utama sosialisasi disampaikan langsung oleh Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing yang merupakan pakar di bidang obstetri dan ginekologi onkologi. Dalam presentasinya, beliau menekankan pentingnya pemeriksaan dini, tanda-tanda awal kanker serviks, serta gaya hidup sehat sebagai tindakan preventif. Penyampaian materi dilakukan dengan interaktif dan mudah dipahami, sehingga para peserta terlibat aktif dalam diskusi.
Kolaborasi dalam kegiatan pengabdian ini juga menggandeng mitra Yayasan Hasanah Ar-Rasyidiyah, penyaji kuliner lokal, serta partisipasi penuh dari warga sekitar. Kegiatan ini menjadi ruang bertukar pengetahuan, sekaligus memperkuat jejaring antara dunia akademik dan komunitas lokal.
Tim pelaksana kegiatan terdiri dari dosen-dosen berpengalaman, antara lain Fadli Ilyas dan Donna Ekawaty serta para mahasiswa UBSI yang bersemangat dalam kontribusi sosial, seperti Farah Dwi Rizardina Mufida, Clementia Anyssa, Amalia Khoirun Nisa, Emersiana Putri Talo, Muhammad Dava Alfarizi, Ahmad Sahal Yahya, dan Nicolas Armando.
Kegiatan ini tidak hanya memberi manfaat bagi peserta, tetapi juga menjadi bukti bahwa peran perguruan tinggi, khususnya UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan.
Baca Juga: Dosen BSI Ajak Pemuda RW 9 Ciwaringin Kuasai Microsoft Excel Melalui Pelatihan Intensif
“Ini bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan gerakan kepedulian. Semoga menjadi awal dari kolaborasi-kolaborasi lainnya dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya pencegahan penyakit,” tutup Dr. Unedo. (RDX)