Dosen UBSI Latih Pemuda Karang Taruna Bogor Kembangkan Ide Usaha untuk Dorong Kemandirian Ekonomi
BSINews, Bogor- Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar pelatihan kewirausahaan dan pengembangan ide usaha bagi pemuda Karang Taruna RW 013, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 26 September 2026. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan jiwa kewirausahaan generasi muda sekaligus mendorong kemandirian ekonomi melalui pengembangan peluang bisnis yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan pasar.
Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna RW 013 Melalui Pelatihan Kewirausahaan dan Pengembangan Ide Usaha” tersebut berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB di Perumahan Limbah Griya Indah, RT 10/RW 013, Desa Ragajaya, Kabupaten Bogor. Pelatihan ini menjadi upaya untuk membekali pemuda dengan pengetahuan dasar kewirausahaan agar mampu melihat peluang usaha dan mengembangkan gagasan bisnis secara terarah.
Tim pelaksana kegiatan dipimpin oleh Sofyan Marwansyah, bersama anggota Taat Kuspriyono, Wiwin Wianti dan Purwatiningsih. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa, yaitu Muhammad Rizky Sukmirat dan Fatya Kamila, yang turut mendukung pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat tersebut.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi mengenai konsep dasar kewirausahaan, identifikasi peluang bisnis, pengembangan ide usaha, serta pentingnya memahami kebutuhan calon konsumen sebelum memulai bisnis. Materi disampaikan untuk membantu peserta mengenali potensi ekonomi di lingkungan sekitar, termasuk kebutuhan masyarakat, keterampilan pribadi, potensi lokal, dan perkembangan tren pasar yang dapat menjadi dasar pengembangan usaha.
Pengembangan ide usaha menjadi salah satu fokus utama kegiatan. Para pemuda didorong untuk tidak hanya menghasilkan gagasan bisnis, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan pasar, keunikan produk atau jasa, strategi pemasaran, serta pengelolaan usaha secara sederhana. Dengan pemahaman tersebut, peserta diharapkan mampu menyusun rencana usaha yang realistis, sesuai dengan kemampuan, dan berpotensi memberikan nilai ekonomi.
“Pelatihan kewirausahaan ini juga memberikan pemahaman bahwa membangun usaha membutuhkan keberanian untuk mencoba, kreativitas dalam menciptakan solusi, serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan konsumen. Melalui pengenalan dasar-dasar bisnis, pemuda diharapkan dapat mulai merancang peluang usaha secara bertahap dan mengembangkan potensi diri menjadi kegiatan ekonomi yang produktif,” ungkap Taat.
Selain memberikan manfaat bagi peserta, kegiatan ini menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Dosen berperan membagikan pengetahuan dan pengalaman akademis, sementara mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat secara langsung.
Tim pelaksana berharap pelatihan ini dapat menumbuhkan keberanian pemuda Karang Taruna RW 013 untuk mulai merintis usaha, mengenali peluang di lingkungan sekitar, serta mengembangkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Semangat kewirausahaan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, mandiri, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pendidikan dan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui pelatihan kewirausahaan ini, UBSI berharap pemuda Karang Taruna RW 013 semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi ekonomi di lingkungannya.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para pemuda untuk berani mengembangkan ide usaha, memanfaatkan potensi lokal, dan membangun kemandirian ekonomi secara bertahap,” tutup Taat.