Dosen Universitas BSI Ajak Santri Pondok Pesantren Bani Salam Tingkatkan Manajemen Keuangan yang Efektif

0 112

BSINews, Jakarta- Dosen Program Studi Manajemen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) melakukan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Qur’an Bani Salam Kota Tangerang. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan secara offline dengan tema “Pelatihan Pengelolaan Manajemen Keuangan Santri yang Efektif dan Efisien bagi Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Bani Salam Cipondoh Tangerang”, pada Sabtu (26/10/2024).

Baca Juga: Dosen Universitas BSI Memberikan Pelatihan Pengelolaan Uang Saku Anak-Anak Panti Yatim Indonesia

Kegiatan ini dilakukan oleh kelompok dosen Program Studi Manajemen Universitas BSI yang diketuai Viani Naufalia dan tim tutor Vicky Windasari, Moehammad Shadiq Helmy serta Gurhanawan yang dibantu  mahasiswa yaitu Shindu dan Zevanya Natalia sebagai tim pendukung.

Vicky selaku tutor menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan solusi dari beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Pondok Pesantren Qur’an Bani Salam dalam mengelola administrasi keuangan yang masih dilakukan secara manual, ditambah dengan tenaga administrasi keuangan yang belum memiliki latar belakang pengetahuan tata buku maupun akuntansi.

“Pelatihan Manajemen Keuangan ini dapat diimplementasikan oleh tim pengurus Pondok Pesantren Qur’an Bani Salam, serta bagi Wali Santri agar dapat saling cross check dan evaluasi, sehingga terciptanya pengelolaan keuangan yang lebih akuntabel dan transparan kedepannya.” kata Vicky, Sabtu (26/10).

Ia juga menambahkan,  bahwa salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memberikan pemahaman secara teoritis dan praktis tentang perencanaan penganggaran, prosedur penerimaan dan pengeluaran hingga pengumpulan serta pengevaluasian keuangan yang lebih efektif dan efisien.

Sementara itu, Gurhanawan tim tutor Shadiq memberikan pemahaman tentang manajemen keuangan Ponpes ini juga turut membantu tim pengurus untuk menghasilkan laporan berupa RKAPP (Rencana Kegiatan Anggaran Pesantren), RABPPP (Rencana Anggaran pendapatan dan Belanja Pondok Pesantren), lalu dokumen administrative lainnya seperti kwitansi, faktur, tagihan, ataupun dokumen bukti kas lainnya. Serta, tim pengurus juga dapat menyusun laporan pengendalian pengeluaran keuangan ponpes agar menghindari adanya pengeluaran yang tidak semestinya.

“Dengan berbagi ilmu mengenai manajemen keuangan seperti ini, semoga Pondok Pesantren mampu untuk berkembang dalam aspek finansial agar keberlangsungan ponpes juga bisa terus terjaga dan lebih maju lagi kedepannya.” ungkap Shadiq.

Selain itu, salah satu peserta Dayu merasa sangat senang serta terbantu dengan adanya kegiatan pelatihan ini, serta berharap kegiatan serupa dapat sering dilaksanakan.  Seperti yang diungkapkan oleh perwakilan peserta, mengaku merasa terbantu dan menambah wawasan mengenai strategi mengelola manajemen keuangan yang efektif, baik sebagai pengurus ponpes maupun sebagai wali santri ponpes ini.

Baca Juga: Dosen Universitas BSI Gelar Sosialisasi Edukasi Perpajakan di Rumah Yatim Arrohman Indonesia Cabang Rawasari

“Semoga ilmu pengetahuan yang telah diperoleh dapat segera diimplementasikan, sehingga kami dapat membuat perubahan yang inovatif. Bermanfaat sekali, dan sangat menyenangkan,” tegasnya.(RDX)

Leave A Reply

Your email address will not be published.