Dosen Universitas BSI Berikan Sosialisasi Pentingnya HKI bagi UMKM

0 180

BSINews, Bekasi-Tim dosen program studi (prodi) Manajemen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) lolos pendanaan Hibah Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun 2023 pada skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat. Program ini diselenggarakan dan di danai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi tahun pendanaan 2023.

Baca Juga: Melindungi Hak Cipta Atas Karya Intelektual Dosen Melalui Sertifikat HaKI

Salah satu kegiatan dalam pelaksanaan program hibah tersebut adalah pelaksanaan kegiatan “Sosialisasi Pendaftaran Merek Dagang Untuk Memberikan Perlindungan Hukum Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)” yang dilakukan pada Sabtu, (2/9/23). Mitra pada kegiatan ini adalah Anggota Cluster Acceoris UMKM Kota Bekasi.

Tim dosen Universitas BSI ini terdiri dari Nurvi Oktiani, Ana Ramadhayanti, Nurhidayati, Dhuha Safria, Yoseph Tajul Arifin. Pada tahun 2023 ini, tema yang di angkat dalam proposal adalah tentang “PKM E-Commerce Dan Merek Dagang Hasil Kerajinan Berbahan Batu Dan Kawat”.

Nurvi Oktiani, selaku selaku Ketua Tim Dosen  mengatakan tema tersebut berlatar belakang dari masih seringnya penyalahgunaan merek dagang oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Merek sebagai sebuah logo, simbol atau penamaan dari sebuah bisnis atau usaha sangat penting untuk di daftarkan secara resmi, agar si pengusaha atau si pebisnis ini punya dasar hukum ketika brand usahanya di pakai atau di salahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” Jelas Nurvi dalam keterangan tertulis Senin (4/9/23).

Ia juga menambahkan, dalam kegiatan ini Anggota Cluster Acceoris UMKM Kota Bekasi  diberikan cara bagaimana mendaftarakan merek tersebut di HKI, dan memberikan beberapa contoh merek yang telah memiliki HKI.

“Pendaftaran merek merupakan hal penting yang harus dilakukan dalam bisnis khususnya pelaku UMKM. Hal ini karena pendaftaran tersebut memberi perlindungan hukum bagi pelaku usaha agar merek dagangnya tidak digunakan pihak lain. Selain itu, pendaftaran merek juga memberi kepercayaan lebih oleh konsumen terhadap produk yang dijual,” tuturnya.

Sementara itu, Mila Kamila selaku Anggota Cluster Acceoris UMKM Kota Bekasi menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan membantu UMKM, khususnya dalam memberikan perlindungan terhadap merek dagang.

Baca Juga: Apa Sih Manfaat Sentra HKI Bagi Lingkungan Dosen Universitas BSI?

“Terima kasih kepada tim dosen dari Universitas BSI yang telah membantu  melakukan kegiatan sosialisasi, karena bermanfaat dan membantu UMKM perlindungan dari pemalsuan atau penyalahgunaan karya intelektual dari pihak lain,” tutupnya.(RDX)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.