Dosen Universitas BSI Gelar Pelatihan Deskriptif Bahasa Inggris untuk Remaja Masjid
Jakarta, BSINews — Kemampuan berbahasa asing menjadi kebutuhan bagi generasi muda, termasuk remaja masjid. Menguasai bahasa Inggris baik secara teori dan praktek dalam berbicara dan menulis bisa membantu dan memudahkan komunikasi. Salah satu kemampuan yang signifikan dalam membantu adalah pengetahuan tentang deskriptif tentang sesuatu.
Baca juga : Pelatihan Google Slide Pada DKM Masjid Jami Darul Hikmah Depok
Hal ini menjadi latar belakang, dosen program studi (prodi) Bahasa Inggris, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat (PM) dengan mengangkat tema Pelatihan Deskriptif dalam bahasa Inggris dengan fokus pada penggunaan pola tata bahasa present tense.
Tim dosen yang terdiri dari Yanti Rosalinah, Andika Hendra Mustaqim, Arrizqi Ramadhan, dan Endang Sri Andayani melaksanakan PM untuk remaja masjid Jami at Muttaqin, Jakarta, pada Sabtu (15/4/2023). Andika selaku tutor PM mengungkapkan bahwa dipilihnya remaja masjid sebagai mitra pada pengabdian masyarakat adalah mereka sebagai generasi muda yang melanjutkan perjuangan dakwah dan kepemimpinan umat di masa depan.
“Lewat pelatihan ini, peserta diajak untuk memahami konsep membuat kalimat deskriptif dengan menggunakan kata-kata yang sudah sering digunakan dalam keseharian,” ujarnya.
Pelatihan Deskriptif Bahasa Inggris untuk Remaja Masjid
“Dengan mendeskripsi sesuatu yang ada di sekitar, baik aktivitas atau momen tertentu akan memudahkan dalam mengaplikasikan dalam komunikasi. Misalnya Homecoming is a moment when many people celebrate Idulfitr in the village,” imbuhnya.
Ia menambahkan, pelatihan yang menggunakan pendekatan pembelajaran interaktif mendorong peserta didik untuk aktif selama proses tersebut. Peserta tidak hanya mendengarkan materi saja, namun diajk untuk mempraktekan teori tentang deskriptif dengan pola tata bahasa present tense.
“Pengaplikasikan pemahaman deskriptif tidak hanya dalam berbicara, tetapi para peserta juga mendapatkan pendampingan dalam penulisan teks deskriptif. Mereka bisa belajar dari kesalahan dalam penulisan teks deskriptif dengan teman yang sedang tren dan viral di sekitar dunia anak muda,” ungkapnya.
Baca juga : Melalui Berbagi Sesama Insan, Universitas BSI Ajak Remaja Masjid Ngabuburit Teknik Copywriting
Menanggapi hal ini, Syaiful selaku pengurus Masjid Jami At Muttaqin mengungkapkan kegiatan ini sangat bermanfaat khususnya bagi remaja masjid yang dapat mengambil manfaatnya dengan peatihan bahasa Inggris tersebut.
“Remaja masjid bukan hanya belajar bahasa Arab, tetapi juga belajar bahasa Inggris,” tutup Syaiful. (LAG)