Dosen Universitas BSI Melakukan Pengabdian Masyarakat Kepada Pelaku UMKM Nasabah BWM PKP
BSINews, Jakarta- Dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) melakukan Pengabdian Masyarakat (PM) kepada para pelaku UMKM Nasabah Lembaga Keuangan Mikro Syariah Bank Wakaf Mandiri (LKMS BWM) PKP DKI Jakarta, di aula Masjid PKP, Jakarta Timur, pada Minggu, 20 Oktober 2024. Pengabdian masyarakat kali ini, kelompok dosen memberikan pelatihan produksi konten tematik bagi nasabah UMKM.
Kegiatan pengabdian ini terdiri dari anggota tim yakni Eni Saeni, ketua Pengabdian Masyarakat dengan anggota yaitu Astuti Madewi, Ellya Verawati dan Linggar Kiki Zakaria.
Eni mengatakan pelatihan konten kreatif tematik itu antara lain, membuat konten tentang produk UMKM dengan menggunakan handphone. Konten-konten tersebut dapat di upload di media sosial mereka atau disebarkan melalui WAG mereka, sehingga diharapkan produk mereka dapat dikenal lebih luas.
“Para pelaku UMKM ini memiliki produk yang cukup baik dan produk itu perlu diperkenalkan kepada konsumen melalui platform digital. Oleh karena itu, kami memberikan pelatihan membuat konten terkait produknya dengan menggunakan handphone agar produk merek dapat dikenal luas,” kata Eni.
Sementara itu, Manager LKMS-BWM PKP DKI Jakarta Uus Sanusi menyatakan pelatihan yang diberikan kepada para nasabah BWM ini sangat berguna untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan ibu-ibu sebagai pelaku UMKM. Para pelaku UMKM ini adalah binaan BWM yang sedang tumbuh dan masih memerlukan pembinaan terkait marketing digital.
“Kami membantu para UMKM ini dengan memberikan modal tanpa bunga dan para dosen memberikan bantuan pengetahuan mulai dari bagaimana memproduksi konten untuk memperkenalkan dan menjual produknya secara digital,” kata Uus pada acara tersebut.
Menurut Uus, LKMS BWM terus berupaya meningkatkan kapasitas baik dari permodalan hingga pengetahuan para pelaku UMKM dengan pelatihan yang menunjang usaha mereka. Oleh karenanya, model yang diterapkan BWM dalam memberikan permodalan, pada tahun pertama, diberikan modal tanpa bunga, berikutnya bunga yang diberikan lebih kecil dari bunga bank konvensional yakni 3 persen.
“Para UMKM yang mayoritas ibu-ibu ini begitu semangat menjalankan usahanya, sehingga begitu diinfokan akan ada pelatihan membuat konten digital, mereka sangat antusias untuk mengikutinya,” tegas Uus.(RDX)