Edukasi Keamanan Digital untuk Membangun Generasi yang Aman di Dunia Maya
BSINews, Pontianak — Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai keamanan digital, Dosen Universitas BSI Pontianak mengadakan kegiatan edukasi yang berlangsung pada Sabtu, 18 Mei 2024. Kegiatan ini bertempat di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kampung Baca Tansal dan dihadiri oleh 27 peserta dari komunitas tersebut.
Badariatul Lailiah, Kartika Handayani, Erni, Ardiyansyah, dan Muhammad Rabil Abdillah merupakan tim Universitas BSI yang hadir secara langsung dan memberikan materi bertemakan “Edukasi Keamanan Digital untuk Membangun Generasi yang Aman di Dunia Maya.”
Erni, dosen Universitas BSI sekaligus narasumber kegiatan tersebut, menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga keamanan data di dunia maya. Dalam presentasinya, Erni menekankan betapa pentingnya memahami dan menerapkan praktik-praktik keamanan digital untuk melindungi informasi pribadi dan mencegah ancaman cyber yang semakin marak.
Keamanan Digital untuk Membangun Generasi yang Aman di Dunia Maya
“Di era digital seperti sekarang ini, setiap individu perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk melindungi data pribadi mereka. Edukasi tentang keamanan digital adalah langkah penting untuk membangun generasi yang aman dan bertanggung jawab di dunia maya,” ujar Erni.
Siti Badariah, selaku Ketua Komunitas Kampung Baca Tansal, mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih atas ilmu yang telah disampaikan.
“Kami sangat menghargai upaya Universitas BSI Kampus Pontianak dalam memberikan edukasi mengenai keamanan digital. Ini adalah pengetahuan yang sangat berharga bagi kami, dan kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” kata Siti.
Baca juga : Tingkatkan Literasi Digital di Kampung Baca Tansal, Dosen Universitas BSI Laksanakan Pengabdian Masyarakat
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Universitas BSI kampus Pontianak yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat, khususnya bagi komunitas-komunitas lokal. Para peserta yang hadir sangat antusias dan aktif berdiskusi selama sesi berlangsung, menunjukkan ketertarikan dan kesadaran mereka akan pentingnya topik yang dibahas. (LAG)