Perkuat Karakter Anak di Era AI, Dosen UBSI Bekali Guru TPA dengan Keterampilan Komunikasi Efektif

0 9

BSINews, Jakarta – Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan komunikasi efektif dalam parenting di era kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Abah Mangun, Jakarta Timur, pada Sabtu (17/10), pukul 09.00–12.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan komunikasi yang positif dan edukatif sebagai upaya memperkuat pembentukan karakter anak sejak dini.

Pelatihan ini mengangkat pentingnya komunikasi efektif dalam mendukung proses pengasuhan dan pendidikan anak. Di tengah perkembangan teknologi AI, guru TPA dituntut tidak hanya mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan anak, menanamkan nilai moral dan keagamaan, serta memberikan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Dosen UBSI Kenalkan AI kepada Majelis Ta’lim Az Zahra untuk Permudah Pengelolaan Kegiatan

Dosen UBSI Bekali Guru TPA di Era AI

Selain itu, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran perlu diimbangi dengan pendekatan yang mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan interaksi langsung. Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan mampu memahami strategi komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan emosional anak serta memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung proses pendidikan.

Ketua pelaksana kegiatan, Gema, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata UBSI dalam mendukung peningkatan kompetensi pendidik di lingkungan masyarakat. Menurutnya, kemampuan berkomunikasi secara efektif menjadi salah satu aspek penting dalam membangun karakter anak dan menciptakan lingkungan belajar yang positif.

“Komunikasi yang efektif merupakan kunci dalam membangun karakter anak. Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru TPA dapat menerapkan pendekatan komunikasi yang lebih positif, sabar, dan inspiratif, sekaligus memanfaatkan teknologi AI secara bijak untuk mendukung proses pendidikan,” ujar Gema.

Ketua yayasan, Azmi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai relevan dengan kebutuhan pendidikan anak di era digital. Ia menilai bahwa peningkatan pemahaman guru mengenai komunikasi dan pola pengasuhan dapat membantu mereka menghadapi tantangan dalam mendidik anak, sekaligus memperkuat peran TPA dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk perilaku yang baik.

Peserta pelatihan, Zahra, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan wawasan baru mengenai cara berkomunikasi dengan anak secara efektif. Menurutnya, pemahaman terhadap kebutuhan emosional anak menjadi bekal penting bagi guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih sabar, persuasif, dan sesuai dengan karakteristik anak.

“Pelatihan ini menambah pemahaman saya tentang cara berkomunikasi dengan anak secara efektif. Materi tentang parenting dan pemanfaatan AI secara bijak juga menjadi bekal yang bermanfaat untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari di TPA,” kata Zahra.

Melalui kegiatan PkM ini, UBSI berharap para guru TPA Abah Mangun Jakarta Timur dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat pendidikan karakter anak sejak dini. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pengembangan kompetensi pendidik.

Baca juga: UBSI Kampus Margonda Hadir di Edufair SMAN 14 Depok, Bantu Siswa Tentukan Pilihan Kuliah

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan nilai moral, etika, dan kemanusiaan. Dengan komunikasi yang efektif dan pendekatan pengasuhan yang tepat, guru diharapkan dapat berperan aktif dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.