Guna Tingkatkan Nilai Ekonomi Bank Sampah, Tim Dosen Universitas BSI Serahkan Mesin Pencacah dan Pengering Plastik
BSINews, Sukabumi-Bank Sampah IPPEC (Ikatan Pemuda Pemudi Creative) desa Bojongsawah Kabupaten Sukabumi mendapat bantuan 1 unit mesin pencacah plastik dan 1 unit mesin pengering plastik. Mesin ini digunakan untuk mengolah limbah plastik kemasan digunakan untuk bahan pembuatan sofa ecobrick. Mesin ini didapat atas kerjasama program kemitraan pengabdian dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) dengan Bank Sampah IPPEC yang dibiayai Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi.
Baca Juga: Dosen Universitas BSI Berhasil Menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat di MTs Darul Hikmah Depok
Acara ini dihadiri oleh Agus ketua Bank Sampah IPPEC, Rizal Amegia Saputra Ketua Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Kota Sukabumi, Masyarakat setempat dan Mahasiswa Universitas BSI Sukabumi (24/05).Lis Saumi Ramdhani selaku dosen Universitas BSI menyampaikan banyak terimakasih kepada Bank Sampah IPPEC atas kerja samanya dalam mendukung program kemitraan masyarakat
“Transformasi Pengelolaan Sampah Menjadi Sofa Ecobrick dan Maggot Berbasis IPTEK untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Berharapan saya program ini dapat terus berjalan dan dapat dikembangkan dengan berbagai inovasi agar menjadi produk yang sangat ekonomis”, tandasnya
Sementara itu, Agus selaku ketua Bank Sampah IPPEC juga menyampaikan bahwa pemberdayaan ini sangat bagus, dimana awalnya bank sampah kita cuma menjual sampah layak jual dan sekarang bisa mengolah limbah plastik menjadi sofa ecobrick
“Program pemberdayaan ini sangat bagus, dimana awalnya bank sampah kita cuma menjual sampah layak jual dan sekarang bisa mengolah limbah plastik menjadi sofa ecobrick”, tandasnya. Dan harapan dari ketua Bank Sampah IPPEC ini semoga kami bisa bekerjasama dengan Universitas BSI dibidang pemberdayaan yang lain,” tutupnya.(RDX)