Guru RA Melek Digital, UBSI Hadirkan Pelatihan Canva dan AI untuk Pembelajaran Kreatif

0 51

BSINews, Bojonggede Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pemanfaatan Canva dan Artificial Intelligence (AI) bagi pendidik RA Daarul Fikri, Sabtu (25/4). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru dalam menciptakan media pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini di era digital.

Dari Desain hingga AI, Cara Baru Guru Ciptakan Kelas yang Lebih Menarik

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas RA Daarul Fikri ini menghadirkan tim dosen UBSI, yaitu Aswar Hanif, Yayan Hendrian, Markus Lilik Martanto, dan Syamsul Bakhri. Para peserta mendapatkan materi terkait penggunaan Canva untuk desain visual edukatif serta pemanfaatan AI dalam menyusun konten pembelajaran secara lebih cepat dan efektif.

Dalam pelaksanaannya, peserta diajak mempraktikkan secara langsung pembuatan berbagai media ajar, mulai dari poster, bahan presentasi, hingga video animasi sederhana. Selain itu, pemanfaatan AI juga diperkenalkan untuk membantu guru dalam menyusun soal, membuat modul pembelajaran, serta menghasilkan ide kreatif yang relevan dengan kebutuhan siswa.

Yayan Hendrian selaku tutor pelatihan menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi menjadi hal penting dalam dunia pendidikan saat ini.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong para pendidik agar lebih adaptif terhadap teknologi. Dengan Canva dan AI, proses pembuatan media pembelajaran menjadi lebih mudah, cepat, dan menarik,” ujarnya dalam keterangan rilis Sabtu (25/4).

Baca juga: Dari Panggung Silat ke Panggung Digital, UBSI Dorong Pesilat Bangun Personal Branding

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta mengungkapkan bahwa sebelumnya penggunaan AI terasa sulit, namun setelah mendapatkan pendampingan, teknologi tersebut justru membantu mempercepat proses pembuatan materi ajar.

Melalui kegiatan ini, UBSI menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pada jenjang usia dini. Integrasi teknologi dalam pembelajaran diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan sekaligus meningkatkan minat belajar siswa.

Yayan juga menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi para pendidik.

“Harapan kami, pelatihan ini dapat terus dikembangkan agar para guru semakin kreatif dalam memanfaatkan teknologi dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas,” tutupnya (Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.