Karyawan Bappeda Bogor Asah Kemampuan Public Speaking bersama Dosen Universitas BSI

0 149

Bogor, BSINews–Karyawan Bappeda Bogor asah kemampuan public speaking bersama dosen program studi (prodi) Sastra Inggris Universitas BSI (Bina Sarana Informatika). Dosen Universitas BSI memberikan pelatihan bahasa Inggris pada karyawan/wati Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kabupaten Bogor pada Sabtu (19/03).

Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama antara pihak Bappeda Kabupaten Bogor dengan Universitas BSI prodi Sastra Inggris.

Baca juga: Pelatihan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Santri TPA Faizul Haq

Karyawan Bappeda Asah Kemampuan Public Speaking

Inisiator dari pihak Bappeda, Ratu Desy mengungkapkan bahwa pihaknya secara khusus meminta pada para dosen di lingkungan Universitas BSI untuk memberikan pelatihan Bahasa Inggris di area speaking atau conversation.

“Hal ini dikarenakan akan kebutuhan bagi karyawan Bappeda yang sering menggunakan Bahasa Inggris ketika akan melakukan kunjungan kerja atau survey ke pihak asing,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Senin (21/3).

Melalui media zoom, kegiatan ini berlangsung dengan sangat kondusif dan berjalan dengan lancar. Acara dipimpin dan dibuka oleh Octa Pratama Putra selaku ketua pengabdian masyarakat.

Selaku tutor pada kegiatan ini yaitu Dr Fitriyah dan didampingi oleh Sayyid Khairunas juga Danang Dwi Harmoko serta dua orang mahasiswi dari prodi sastra inggris yaitu Riris Nurhayati dan Devitasari Afreilia.

“Pentingnya penguasaan bahasa asing terutama Bahasa Inggris untuk menunjang karir di masa depan bagi karyawan Bappeda,” tutur Octa saat membuka kegiatan.

Ia juga menegaskan agar para karyawan/wati di Bappeda Kabupaten Bogor tersebut untuk mampu meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris agar berguna dalam pekerjaan mereka misalnya melakukan negosiasi dengan pihak asing.

“Jika bapak-ibu menguasai bahasa asing, minimal bahasa Inggris, bapak-ibu dapat dengan baik berkomunikasi dengan pihak lain yang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa utamanya,” lanjutnya.

Meskipun acara pelatihan tersebut berlangsung selama 2 jam, namun peserta terlihat antusias dan bersemangat dalam mengikuti arahan tutor.

Sementara itu, Sayyid selaku tutor memberikan contoh fenomena sehari-hari dalam mengucapkan kata ataupun kalimat dalam Bahasa Inggris yang masih sering salah, namun masih banyak yang tidak sadar. Ia memberi contoh misalnya dalam mengucapkan terima kasih yang tidak tepat.

Baca juga: Universitas BSI Laksanakan kegiatan Audit LPPM Pengabdian Kepada Masyarakat

“Masih banyak yang bilang “thanks you” baik dalam ucapan secara langsung maupun status-status di media sosial saat ini. “Frase yang benar adalah ‘thank you’ ya bapak-ibu, bukan ‘thanks you’ jika ingin mengucapkan terima kasih ke lawan bicara kita,” katanya.

Ia pun berharap meskipun kegiatan ini singkat, apa yang disampaikan bermanfaat dan dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta.

“Semoga karyawan Bappeda dapat bertambah wawasan dan pengetahuannya dan dapat bermanfaat dalam mendukung kegiatan sehari-hari di kantor,” tutupnya. (UMF)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.