Kontribusi Nilai Islam dalam Ilmu Pengetahuan dan Sosial Dikenalkan di SD Negeri Jatiwangi 02

0 38

BSINews, Bekasi — Upaya menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui kegiatan edukatif yang memadukan ajaran agama dengan ilmu pengetahuan dan ilmu sosial. Hal inilah yang dihadirkan dalam acara bertajuk “Kontribusi Nilai Positif serta Jejak Islam dalam Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Sosial” yang berlangsung di Sekolah Dasar (SD) Negeri Jatiwangi 02 pada Senin (21/4).

Mahasiswa UBSI Kampus Cibitung Hadirkan Edukasi Interaktif

Kegiatan ini diikuti siswa kelas 5 dan dipandu oleh mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cibitung melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Melalui pendekatan interaktif, para mahasiswa menyampaikan materi yang menggabungkan ajaran Islam dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan ilmu sosial.

Materi yang diberikan tidak hanya sebatas teori, melainkan juga menghadirkan contoh konkret kontribusi tokoh Muslim dunia. Siswa diajak mengenal Al-Khwarizmi dalam bidang matematika, Al-Battani dalam astronomi, serta Ibn Khaldun dalam sosiologi. Dengan begitu, siswa dapat melihat bahwa Islam telah memberikan sumbangsih besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan yang relevan hingga saat ini.

Selain itu, mahasiswa juga menekankan pentingnya ilmu sosial dalam perspektif Islam. Nilai-nilai seperti solidaritas, tolong-menolong, dan kesejahteraan manusia dipraktikkan siswa melalui diskusi dan simulasi sederhana, sehingga lebih mudah diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Kesehatan, Mahasiswa UBSI Kampus Cibitung Gelar PKM di Posyandu

Suasana belajar yang interaktif ini juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Santika, wali kelas 5 SD Negeri Jatiwangi 02, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi siswanya.

“Anak-anak terlihat sangat antusias. Mereka jadi tahu bahwa ilmu pengetahuan yang mereka pelajari di sekolah juga memiliki kaitan erat dengan nilai-nilai Islam. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk membentuk karakter mereka,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, Rabu (18/6).

Dari sisi penyelenggara, mahasiswa UBSI kampus Cibitung menegaskan tujuan utama program ini. Mereka berharap nilai-nilai Islam tidak hanya dipahami sebagai ajaran ibadah, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari melalui semangat keilmuan.

“Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa Islam tidak hanya mengajarkan ibadah, tetapi juga mendorong semangat keilmuan. Melalui contoh ilmuwan Muslim, siswa bisa meneladani semangat belajar dan akhlak mereka,” jelas salah satu perwakilan mahasiswa UBSI kampus Cibitung.

Kegiatan ini bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga membentuk sikap positif siswa. Dengan metode yang menyenangkan, peserta lebih mudah memahami bahwa ilmu pengetahuan sejatinya tidak terlepas dari nilai spiritual dan moral.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif melalui program PkM terus menunjukkan kontribusinya dalam dunia pendidikan, salah satunya lewat kolaborasi ini. Dukungan mahasiswa UBSI kampus Cibitung menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam membentuk generasi muda yang berilmu sekaligus berakhlak mulia.(Siti Hafizah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.