Literasi Inovatif: Dosen UBSI Jadi Kunci Perkembangan Bahasa Anak di Era Digital
BSINews, Jakarta – Dosen Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang merupakan Kampus Digital Kreatif, berhasil menyelesaikan program pengabdian masyarakat. Kegiatan bertajuk “Peran Strategis Literasi dalam Optimalisasi Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Pada Komunitas 56 Pancoran” ini diadakan di Jakarta pada Sabtu (10/5).
Dalam kegiatan tersebut, Endang sebagai pemateri, memaparkan beberapa peran strategis literasi untuk mengoptimalkan perkembangan bahasa anak usia dini. Ia menekankan pentingnya anak-anak mampu mengungkapkan perasaan, baik secara verbal maupun non-verbal, serta memiliki kemampuan untuk mengolah dan menyikapi beragam informasi.
Endang juga menjelaskan strategi untuk mencapai hal tersebut, termasuk literasi berbasis bermain, peran aktif orang tua seperti membacakan buku atau cerita, mengamati hobi dan minat anak, memanfaatkan budaya daerah, dan memberikan umpan balik positif.
“Literasi dapat dilakukan dalam berbagai jenis kegiatan, seperti membaca bersama, menulis, dan berhitung dengan metode yang beragam. Maka sangatlah penting kegiatan literasi bagi perkembangan bahasa anak usia dini,” ujar Endang, dalam keterangan rilis, Senin (12/5).
Juniato Sidauruk selaku Ketua Pelaksana, mengafirmasi bahwa pengalaman literasi anak sebelum usia sekolah dapat membentuk koneksi otak yang kuat. Hal ini krusial dalam belajar bahasa, membentuk pola pikir, serta cara berpikir dan memaknai informasi, terutama dengan masifnya informasi di era digital saat ini. Oleh karena itu, anak-anak perlu diperkenalkan sejak dini tentang pola berpikir kritis.
Dua rekan dosen yang turut hadir dalam sosialisasi, Ela Nurelasari dan Rahmat Hidayat, juga menyampaikan pandangan serupa.
“Benar adanya bahwa kegiatan literasi harus dikenalkan sejak dini kepada anak-anak. Mengingat pentingnya literasi di era digital sekarang ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Rahmat juga menegaskan mengenai peran orang tua yang berperan sangat penting untuk menanamkan kegiatan literasi pada anak.
“Pastinya diperlukan peran orang tua dalam menggalakkan kegiatan literasi dengan metode yang variatif. Orang tua harus lebih kreatif dalam kegiatan literasi ini,” jelasnya.
Baca juga: Pelatihan Bahasa Inggris Untuk Anak pada Rumah Literasi 45 Cipayung Jakarta Timur
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua dan masyarakat akan pentingnya literasi bagi perkembangan bahasa dan kognitif anak usia dini. Selain itu, inisiatif ini juga diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal melalui kegiatan literasi yang menyenangkan dan berkelanjutan.