Mahasiswa UBSI Hadirkan Pembelajaran Toleransi dan Empati dengan Metode Bermain

0 13

BSINews, Bekasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong peran aktif mahasiswa dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui berbagai program edukatif yang menyentuh langsung kebutuhan sosial di masyarakat.

Salah satunya diwujudkan oleh mahasiswa UBSI kampus Cikarang yang mengajarkan nilai toleransi dan empati kepada anak-anak melalui pendekatan permainan edukatif yang menyenangkan.

Mahasiswa UBSI Hadirkan Pembelajaran Toleransi dan Empati dengan Metode Bermain

Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen UBSI dengan mengusung tema Mewujudkan Generasi Berakhlak Mulia melalui Pendidikan Toleransi dan Empati Sosial. Kegiatan berlangsung di Asrama Yatim, Piatu, dan Dhuafa, Cikarang Utara, pada Minggu, 14/12, dengan melibatkan anak-anak sebagai peserta utama dalam proses pembelajaran interaktif.

Ketua tim PKM, Arnindita Rahma Danisya, menjelaskan bahwa metode belajar sambil bermain dipilih karena sesuai dengan karakter anak-anak. “Kami ingin anak-anak memahami toleransi dan empati tanpa merasa digurui. Lewat permainan, mereka lebih mudah belajar menghargai perbedaan dan bekerja sama dengan teman-temannya,” ujarnya.

Baca juga: Dorong UMKM Go Digital, UBSI Kampus Purwokerto Serahkan Website E-Commerce Teh Bunga Telang

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemutaran video edukasi yang menampilkan nilai keberagaman, dilanjutkan diskusi ringan untuk melatih anak-anak menyampaikan pendapat serta menghargai pandangan orang lain. Setelah itu, peserta mengikuti berbagai mini games yang dirancang untuk membangun kerja sama tim, kekompakan, dan sikap saling menghormati.

Selain pendidikan karakter, mahasiswa UBSI juga mengenalkan literasi digital secara sederhana. Anak-anak diarahkan untuk memahami bahwa teknologi tidak hanya digunakan sebagai hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan positif dan nilai kebersamaan. Pendekatan ini menjadi upaya preventif agar anak-anak lebih bijak dalam menggunakan media digital.

Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai toleransi hingga 90 persen. Selain itu, kemampuan anak-anak dalam menerapkan sikap empati dalam kehidupan sehari-hari meningkat hingga 85 persen. Anak-anak tampak lebih percaya diri, antusias, dan aktif selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI kampus Cikarang membuktikan bahwa pendidikan karakter dapat disampaikan secara kreatif dan efektif. Pendekatan belajar sambil bermain dinilai mampu menanamkan nilai toleransi dan empati sejak dini sebagai bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.