Menjaga Kontinuitas Cash Flow di Era New Normal

0 282

Jakarta Bsi-News

DI zaman yang semakin berkembang ini, manusia tak henti diberikan ujian oleh Sang Pencipta, seolah ingin terus menguji keimanan setiap jiwa. Tak terkecuali virus yang telah mewabah ke seluruh penjuru bumi selama hampir 1 semester belakang ini, yaitu covid-19. Berbagai kebijakan telah diambil untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 mulai dari PSBB, menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan hingga menjaga kesehatan dengan makanan bergizi dan suplemen serta berolahraga. Tak ayal banyak sekali berbagai sektor yang terguncang dengan adanya kemunculan virus ini terutama ekonomi. Banyak pekerja yang akhirnya dirumahkan karena perusahaan tidak mampu untuk bertahan lagi. Salah satu sektor ekonomi yang sangat merasa terdampak dari adanya pandemi ini adalah para pelaku UMKM. Jika dalam keadaan normal masih bisa dilakukan operasional untuk semakin menambah omset, maka sejak pandemi ini banyak UMKM yang mengalami kerugian karena operasional tidak bisa berjalan normal namun beban terus bertambah. Ditambah lagi literasi keuangan di kalangan pelaku UMKM masih rendah, banyak yang selama ini belum mengetahui bagaimana mengelola keuangan dengan baik dan hanya berfokus pada keuntungan. Banyak yang baru menyadari betapa pentingnya pengelolaan keuangan yang baik setelah pandemi covid-19 ini terjadi. Ketika ingin mengajukan proposal kerjasama dengan pihak lain ataupun mengajukan pinjaman kepada bank, pastinya yang diminta adalah laporan keuangan yang dimiliki agar semakin meyakinkan pihak ke-3, namun yang terjadi banyak yang tidak bisa berkutik karena memang tidak memiliki bukti laporan keuangan dari operasional yang telah berjalan. UMKM diharapkan dapat tetap produktif dan mampu menjaga kondisi keuangannya di masa-masa sulit ini, karena Negara sangat mengharapkan dari peran UMKM ini supaya kondisi Ekonimi bisa dapat bangkit kembali. Atas dasar hal tersebut Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Bina Sarana Informatika menggandeng dengan Komunitas UMKM Naik Kelas Jakarta Barat untuk mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha UMKM untuk tetap bisa mengelola keuangannya di masa pandemi Covid 19.

Sesuai dengan kebijakan Pemerintah soal Pembatasan Sosial Berskala Besar di masa Pandemi Covid 19, maka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat diadakan menggunakan media aplikasi Zoom pada hari Sabtu, tanggal 17 Oktober 2020 dengan tema “MENJAGA KONTINUITAS CASH FLOW DI ERA NEW NORMAL”. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini diketuai oleh Ibu Indria Widyastuti, SE, MSi  dan yang bertindak selaku tutor adalah Ibu Sarlina Sari, S.E, M.S.Ak dengan dibantu oleh Ibu Saridawati, SE, MM dan Bpk Ajat Sudrajat, S.E, M.M  serta 2 (dua) orang mahasiswa dari Program Studi (D-III) Akuntansi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Bina Sarana Informatika yaitu Raysha Rizky Amalia dan Khoerul Wafa. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini diikuti oleh peserta yang merupakan para pelaku UMKM yang berasal dari Komunitas UMKM Naik Kelas Jakarta Barat. Kegiatan  pengabdian masyarakat ini dimuai pada pukul 13.00 WIB dengan diawali kata sambutan dari Bapak Syamsul Bahri selaku Kaprodi Akuntansi, yang menyampaikan tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah agar para pelaku UMKM tetap dapat mengatur keuangannya di masa pandemi Covid 19. Dalam Kegiatan pengabdian ini Ibu Sarlina Sari menjelaskan tentang bagaimana caranya para pelaku UMKM Khususnya yang tergabung dalam Komunitas UMKM Naik Kelas Jakarta Barat agar dapat menjaga kontinuitas Cash Flow di era new normal ini. Pengabdian masyarakat ini berakhir tepat pada pukul 14.00 WIB

Semoga Pengabdian Masyarakat ini dapat bermanfaat untuk para pelaku UMKM khususnya Komunitas UMKM Naik Kelas Jakarta Barat. (AUT)

Leave A Reply

Your email address will not be published.