Perempuan Aman Bermedia! UBSI Bekali Fatayat NU Benda Literasi Keamanan Digital
BSINews, Tangerang — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar pada Sabtu (11/4). Bertempat di Kecamatan Benda, kegiatan ini mengusung tema pelatihan keamanan media sosial bagi pengurus PAC Fatayat NU Benda.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berupaya menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan media sosial secara aman, bijak, dan bertanggung jawab, khususnya di tengah meningkatnya risiko kejahatan siber.
Edukasi praktis bantu peserta hadapi ancaman siber dan gunakan media sosial secara bijak
Pesatnya pertumbuhan pengguna media sosial di Indonesia turut membawa berbagai tantangan, mulai dari ancaman phishing, penyebaran hoaks, hingga pencurian data pribadi. Kondisi ini mendorong pentingnya peningkatan literasi digital, terutama bagi perempuan yang aktif dalam organisasi kemasyarakatan dan memiliki peran strategis dalam lingkungan sosial.
Pelatihan ini dirancang secara interaktif dengan menghadirkan materi seperti pengenalan ancaman siber, cara mengamankan akun menggunakan autentikasi dua faktor (2FA), pengelolaan kata sandi yang kuat, serta strategi mengenali dan mencegah hoaks. Peserta juga diajak melakukan praktik langsung penggunaan fitur keamanan di berbagai platform media sosial agar dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.
Selain penyampaian materi, tim dosen UBSI turut menghadirkan studi kasus nyata yang sering terjadi di masyarakat. Pendekatan ini membantu peserta memahami risiko digital secara lebih konkret sekaligus memberikan solusi yang aplikatif sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Kreativitas Santri Tumbuh! Pelatihan Microsoft Word Jadi Bekal Literasi Digital
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama sesi diskusi. Para pengurus PAC Fatayat NU Benda juga berbagi pengalaman terkait permasalahan yang mereka hadapi di media sosial, sehingga suasana pelatihan menjadi lebih hidup, komunikatif, dan partisipatif.
Ketua pelaksana kegiatan, Dewi Laksmiati, menekankan pentingnya peran perempuan sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan sehat. Ia juga menyampaikan harapannya agar ilmu yang diperoleh dapat terus diterapkan dan disebarluaskan.
“Kami berharap para peserta dapat menjadi pelopor literasi digital di lingkungannya masing-masing serta mampu mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dan aman dalam menggunakan media sosial,” ujarnya dalam keterangan rilis Sabtu (11/4).
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta memiliki kesadaran dan keterampilan yang lebih baik dalam menjaga keamanan saat bermedia sosial. UBSI pun terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi digital masyarakat.(Niken)