PKM UBSI Dorong Siswa Terapkan Etika Pancasila dalam Tantangan Dunia Digital di SMK TI PGRI 11 Serpong
BSINews, Tangerang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMK TI PGRI 11 Serpong pada Selasa (11/11). Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Muhamad Hatur Pramulya, yang membawakan materi bertema “Implementasi Nilai Etika Pancasila dalam Era Modern”.
PKM UBSI Dorong Siswa Terapkan Etika Pancasila
PKM diikuti oleh guru pembimbing serta siswa SMK TI PGRI 11 Serpong yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Dalam sesi pemaparan, Muhamad Hatur Pramulya menjelaskan pentingnya penerapan nilai moral dan etika Pancasila dalam berbagai situasi modern, termasuk dalam penggunaan teknologi.
“Generasi muda perlu memahami bahwa etika bukan hanya teori, tetapi pedoman dalam bertindak, baik di lingkungan sekolah maupun di dunia digital,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Kamis (13/11).
Ia menambahkan bahwa penguatan karakter berlandaskan Pancasila menjadi kunci dalam membangun generasi yang berintegritas dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme terlihat dari banyaknya siswa yang berpartisipasi dalam dialog mengenai etika berteknologi, tanggung jawab digital, dan pembentukan karakter kebangsaan.
Baca juga : UBSI Kampus Cut Mutia Tingkatkan Efektivitas Manajerial UMKM Melalui Program PKM
Kepala Sekolah SMK TI PGRI 11 Serpong menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini dan menegaskan bahwa penguatan nilai Pancasila perlu terus ditanamkan kepada generasi muda, terutama di tengah perkembangan teknologi dan tantangan global.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan harapan agar implementasi nilai Pancasila dapat terus dibudayakan oleh siswa dalam rutinitas belajar maupun interaksi sosial mereka. PKM ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat karakter dan moral generasi muda di era modern yang dinamis. (Alisa)