Remaja Masjid Dibekali Polite English oleh UBSI untuk Bangun Etika Komunikasi Digital

0 41

BSINews, JakartaUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Polite English for Teens: Membangun Etika Komunikasi Santun dan Efektif di Era Digital” pada Sabtu, (6/12). Kegiatan berlangsung di Aula DKM Masjid Jami’ Al-Muttaqin, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dan dipimpin oleh ketua pelaksana, Nurhasanah Halim.

Program ini melibatkan para pengurus masjid serta remaja Masjid Jami’ Al-Muttaqin sebagai peserta utama. Kegiatan dirancang untuk memperkuat kemampuan berbahasa Inggris remaja sekaligus meningkatkan pemahaman terkait pentingnya etika berkomunikasi, terutama di ruang digital. UBSI menegaskan bahwa literasi bahasa dan literasi digital perlu berjalan seimbang untuk membentuk karakter generasi muda.

Remaja Masjid Dibekali Polite English oleh UBSI untuk Bangun Etika Komunikasi Digital

Kegiatan ini dipandu oleh tim instruktur yang terdiri dari Susilawati sebagai pemateri utama, bersama anggota tim lainnya, yaitu Retno Dwigustini dan Baiatun Nisa. Mahasiswa UBSI turut berkontribusi dalam pendampingan peserta, penataan teknis, hingga membantu memastikan suasana belajar berjalan interaktif dan kondusif.

Materi pelatihan mencakup penggunaan polite expressions dalam bahasa Inggris, cara memberikan respons sopan di media sosial, hingga pemahaman mengenai etika komunikasi daring. Seluruh materi disampaikan melalui diskusi, permainan bahasa, dan simulasi percakapan sehingga membuat peserta lebih percaya diri dan terlibat aktif.

Baca juga: UBSI Kampus Pontianak Gelar Aksi Sosial: Bangun Kebersamaan Lewat Gotong Royong

Suasana pelatihan berlangsung hidup. Para remaja masjid terlihat antusias saat mengikuti latihan role play, berdiskusi, dan berbagi pengalaman mengenai tantangan komunikasi yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari maupun di media sosial. Pendekatan dialogis membantu peserta lebih mudah memahami pentingnya bahasa yang santun dalam menjaga hubungan sosial.

Dalam penyampaiannya, ketua pelaksana Nurhasanah Halim mengatakan,
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para remaja memahami pentingnya bersikap sopan, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, terutama di ruang digital yang dekat dengan kehidupan mereka.”

Pemateri utama, Susilawati, menambahkan,
“Etika komunikasi adalah cerminan karakter. Polite English dapat membantu remaja membangun citra positif sekaligus meningkatkan kemampuan literasi bahasa asing.”

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Program Studi Sastra Inggris UBSI berharap program ini memberikan dampak berkelanjutan bagi para remaja serta memperkuat peran kampus dalam mendukung literasi bahasa dan etika digital.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.