Serunya Belajar AI Tanpa Koding! Dosen UBSI Latih Anak Asuh Yayasan As-Syamsuriyah dengan Teachable Machine

0 159

BSINews, Jakarta — Teknologi kecerdasan buatan (AI) sering kali dianggap sulit dan hanya bisa dipahami oleh mereka yang ahli dalam pemrograman. Namun, Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) berhasil membuktikan sebaliknya melalui “Pelatihan AI untuk Mendeteksi Objek Tanpa Koding”.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan memperkenalkan AI dengan cara yang sederhana dan menyenangkan kepada anak-anak asuh Yayasan As-Syamsuriyah.

Kegiatan ini melibatkan tim pelaksana dari UBSI, yaitu Sriyadi sebagai ketua pelaksana, bersama Andriansah dan Imron sebagai anggota. Selain itu, Jordy Lasmana Putra, hadir sebagai tutor utama yang memandu sesi pelatihan, dibantu oleh mahasiswa fasilitator: Nadia Kamila, Ririn Anggraeny, dan Putri Khaerunnisa.

Baca juga : Guru Boyolali Siap Bikin AI Jadi Asisten Belajar? UBSI Kampus Solo Ajak Main ChatGPT Bareng di Workshop Edutech!

Selama sesi pelatihan, peserta diajak memahami dasar-dasar Artificial Intelligence (AI), mengenal cara kerja Teachable Machine, serta melihat penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari. Teachable Machine adalah platform berbasis web dari Google yang memungkinkan pengguna melatih model AI menggunakan gambar, suara, atau pose tanpa harus menulis kode pemrograman.

Jordy Lasmana Putra, menjelaskan bahwa AI kini semakin mudah diakses oleh siapa saja, termasuk anak-anak.

Dosen UBSI Latih Anak-anak Belajar AI Tanpa Koding

“Kami ingin menghapus stigma bahwa AI itu sulit. Dengan tools seperti Teachable Machine, siapa pun bisa melatih AI hanya dengan beberapa klik. Harapannya, anak-anak ini bisa semakin mengenal teknologi dan termotivasi untuk mengembangkan keterampilan digital mereka,” ujarnya.

Sesi praktik menjadi bagian yang paling dinantikan oleh peserta. Mereka mencoba melatih model AI untuk mengenali objek sehari-hari, yang awalnya terdengar rumit, tetapi ternyata mudah dan menyenangkan.

Salah satu peserta mengungkapkan kegembiraannya dengan mengatakan bahwa belajar AI ternyata menyenangkan dan tidak memerlukan keahlian coding. Ia juga merasa termotivasi untuk mendalami teknologi lebih lanjut.

Baca juga : Dosen Universitas BSI Berikan Pelatihan Penggunaan AI untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Warga Kelurahan Jaticempaka Bekasi

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi anak-anak asuh yayasan untuk lebih mengenal dunia teknologi dan memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, tim pelaksana berencana mengadakan sesi lanjutan guna memperdalam pemahaman dan penerapan AI bagi peserta.

Dengan adanya pelatihan ini, Yayasan As-Syamsuriyah dan Fakultas Teknik dan Informatika UBSI berharap dapat terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat melalui edukasi digital. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa AI bukan hanya untuk para ahli, tetapi juga bisa diakses oleh siapa saja yang ingin belajar.

Leave A Reply

Your email address will not be published.