Sinergi Kampus dan Sekolah dalam Menanamkan Wawasan Nusantara kepada Generasi Muda di Madrasah

0 58

BSINews, CikarangUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang melibatkan mahasiswa dalam penanaman nilai-nilai kebangsaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Perguruan Islam El-Nur El-Kasysyaf, Cikarang, pada Sabtu (8/11), dengan mengusung tema “Bersatu dalam Keberagaman, Indahnya Kebersamaan Kita Bingkai Nusantara dengan Iman dan Ilmu Demi Menjaga Persatuan dan Kesatuan.”

Program ini bertujuan menanamkan kesadaran cinta tanah air, toleransi, dan semangat persatuan kepada siswa sekolah dasar. Sebanyak 28 siswa kelas VI menjadi peserta dalam kegiatan yang dikemas secara interaktif melalui sosialisasi, diskusi, dan permainan edukatif. Mahasiswa UBSI berharap kegiatan ini dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap pentingnya menjaga keutuhan bangsa di tengah perbedaan budaya, agama, dan adat istiadat.

Sinergi Kampus dan Sekolah dalam Menanamkan Wawasan Nusantara kepada Generasi Muda di Madrasah

Ketua pelaksana kegiatan, Yahya Kurnia, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi nyata antara kampus dan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini. “Kami ingin siswa memahami makna wawasan nusantara bukan hanya sebagai pelajaran, tetapi sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan ini juga didampingi oleh dosen mata kuliah Pendidikan Pancasila, Furi Indriyani, yang memberikan pengarahan dan motivasi kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa generasi muda perlu memahami nilai persatuan, gotong royong, dan toleransi agar mampu menjadi penerus bangsa yang berkarakter.

Baca juga: UBSI Kampus Solo Luncurkan SITUBA sebagai Wujud Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Pengendalian TBC

Selama kegiatan berlangsung, suasana kelas terasa hidup. Para siswa tampak antusias mengikuti berbagai permainan edukatif bertema wawasan kebangsaan, seperti tebak gambar dan rantai kata, yang mendorong mereka berpikir kritis sekaligus belajar menghargai perbedaan. Guru pendamping juga memberikan apresiasi atas kreativitas mahasiswa UBSI dalam menyampaikan materi dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi siswa, yang kini lebih memahami pentingnya hidup rukun, menghargai perbedaan, dan menjaga persatuan bangsa. Dengan terselenggaranya program ini, diharapkan nilai-nilai kebangsaan dapat terus tumbuh dalam diri generasi muda, serta menjadi pondasi kuat dalam membangun karakter yang berwawasan Pancasila dan cinta tanah air.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.