UBSI Dorong Digitalisasi Administrasi Kelurahan Munjul
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai kampus digital kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui pelatihan yang aplikatif dan berdampak. Melalui Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI, kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM) bertema “Peningkatan Keterampilan Bahasa Inggris dan Penggunaan Microsoft Office untuk Pimpinan RT/RW dan LMK Kelurahan Munjul” digelar di wilayah Jakarta Timur pada Sabtu 2 November 2024.
Kegiatan ini menyasar pimpinan RT/RW dan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) yang memiliki peran strategis dalam pelaporan dan administrasi kegiatan masyarakat. Namun, masih banyak di antara mereka yang belum menguasai keterampilan teknologi dan bahasa, khususnya dalam menyusun laporan yang efektif dan efisien. “Laporan kegiatan yang baik tidak hanya mencerminkan akuntabilitas, tetapi juga harus komunikatif dan sesuai standar administrasi modern,” jelas Istihayyu Buansari, ketua tim pelaksana kegiatan.
UBSI Dorong Digitalisasi Administrasi Kelurahan Munjul
Pengabdian ini melibatkan Dwi Indarti, Maulani Pangestu, dan Otto Siregar, serta mahasiswa Program Studi Sastra Inggris. Seluruh tim menghadirkan materi pelatihan yang langsung bisa diterapkan oleh peserta. Fokus pelatihan mencakup penggunaan Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint dalam menyusun dokumen kegiatan, serta pengenalan bahasa Inggris praktis dalam konteks administratif.
“Harapan kami, setelah pelatihan ini, para pimpinan lokal tidak hanya mampu menyusun laporan dengan rapi, tetapi juga memiliki kepercayaan diri saat menghadapi dokumen yang menggunakan bahasa Inggris,” ujar Dwi Indarti saat sesi materi berlangsung.
Baca juga: Mahasiswa UBSI Kampus Tegal Ciptakan SINASA, Solusi Digitalisasi Pelayanan Kelurahan di Brebes
Selain menyasar penguasaan teknis, kegiatan ini juga menjadi wujud dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. UBSI sebagai kampus digital kreatif terus mendorong keterlibatan langsung sivitas akademika dalam membangun literasi digital dan bahasa. Otto Siregar menambahkan, “Kami percaya bahwa pembangunan masyarakat yang kuat dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya para pemimpin lokal.”
Para peserta pelatihan mengaku antusias dan merasa sangat terbantu. Salah satu peserta menyampaikan, “Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang cara menyusun laporan dengan format yang lebih baik dan rapi. Kami jadi tahu juga cara menyisipkan tabel, membuat grafik, bahkan menyimpan dokumen dengan format resmi.”
Melalui kegiatan ini, UBSI membuktikan kontribusinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga hadir nyata di tengah masyarakat. Kegiatan seperti ini akan terus dilanjutkan untuk memperluas dampak positif di berbagai wilayah.(Niken)