UBSI Dorong Petani Lele di Bekasi Go Digital Lewat Teknologi IoT
BSINews, Bekasi- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menunjukkan komitmennya sebagai Kampus Digital Kreatif yang aktif berkontribusi dalam transformasi teknologi masyarakat. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar pada 5 Oktober 2025, tim dosen UBSI melaksanakan program bertajuk “Implementasi Teknologi Internet of Things (IoT) untuk Mendukung Peningkatan Produktivitas Kelompok Tani Lele BP Sumberjaya.”
Baca juga: Dosen UBSI Berikan Penyuluhan Pemanfaatan AI untuk Fotografi Profesional kepada Warga Pekayon Jaya
Kegiatan yang berlangsung di Saung Poktan Usaha, Bekasi, ini diikuti oleh anggota Kelompok Tani Lele BP Sumberjaya dengan antusias tinggi. Program dipimpin oleh Siti Nurajizah, bersama tim dosen Titik Misriati, Hari Sugiarto dan Vivi Maria serta didukung oleh mahasiswa Kohar Hanapi dan Revalina Rahma.
Dalam pelatihan ini, UBSI memperkenalkan penerapan Internet of Things (IoT) melalui penggunaan aplikasi eFishery, yang memungkinkan petani lele mengelola kolam secara digital—mulai dari otomatisasi pemberian pakan, pemantauan kualitas air, hingga pencatatan hasil panen secara real-time.
“Melalui penerapan teknologi IoT, petani lele diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan hasil produksi karena proses pengelolaan menjadi lebih terukur dan modern,” ujar Siti Nurajizah, ketua pelaksana kegiatan, pada Minggu (5/10).
Tak sekadar penyuluhan, kegiatan juga dikemas interaktif dengan sesi presentasi, praktik langsung, dan diskusi terbuka. Para petani terlihat antusias mencoba teknologi baru yang sederhana namun berdampak besar pada produktivitas.
“Awalnya kami ragu, tapi setelah melihat cara kerja aplikasinya, ternyata mudah digunakan dan sangat membantu dalam mengatur jadwal pakan,” ungkap salah satu peserta dari Kelompok Tani Lele BP Sumberjaya.
Menurut Siti Nurajizah, pelatihan ini menjadi wujud nyata implementasi visi UBSI untuk menjembatani inovasi kampus dengan kebutuhan masyarakat.
“UBSI berupaya agar hasil riset dan teknologi yang dikembangkan di kampus dapat langsung diterapkan di lapangan, sehingga memberikan manfaat nyata, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan kelompok tani,” jelasnya.
Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan pengisian kuesioner evaluasi sebagai refleksi dan tindak lanjut pelatihan.
Baca juga: Guru PAUD Jatiasih Antusias Ikuti Pelatihan Google VOE 2 dari Dosen UBSI
Melalui program ini, UBSI berkomitmen untuk terus mendorong transformasi digital di berbagai sektor masyarakat, termasuk sektor perikanan. Dengan pemanfaatan teknologi IoT, petani lele diharapkan mampu mengelola usaha secara modern, efisien, dan berkelanjutan—sejalan dengan semangat UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang memajukan masyarakat melalui inovasi teknologi.