UBSI Gelar Pelatihan Menulis Email Menggunakan Bahasa Inggris di RPTRA Duri Kosambi
BSINews, Jakarta — Kemampuan menulis email yang baik menjadi salah satu keterampilan penting di era digital, terutama bagi generasi muda yang akan memasuki dunia kerja atau pendidikan lebih tinggi. Email merupakan sarana komunikasi formal yang menuntut pemahaman struktur, bahasa, dan etika yang tepat agar pesan tersampaikan secara profesional. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menjawab kebutuhan ini dengan menyelenggarakan pelatihan menulis email menggunakan bahasa Inggris secara offline pada Sabtu (13/9) di RPTRA Duri Kosambi, Jakarta Barat.
Pelatihan Menulis Email Menggunakan Bahasa Inggris
UBSI melalui tim dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen mengadakan pelatihan yang diikuti oleh remaja sekitar RPTRA. Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman praktis mengenai cara menulis email yang baik dan benar dalam bahasa Inggris. Peserta dibekali dengan materi mengenai struktur email formal, penggunaan bahasa yang tepat, hingga praktik langsung menulis email.
Fitri Apriyanti, perwakilan tim PKM, menjelaskan bahwa kegiatan ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat sekitar yang belum sepenuhnya memahami etika dan teknik menulis email berbahasa Inggris.
“Kemampuan menulis email dengan baik akan membantu generasi muda berkomunikasi lebih efektif, baik untuk kepentingan akademik maupun dunia kerja. Kami berharap pelatihan ini menjadi bekal yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Fitri dalam keterangan tertulis, Senin (15/9).
Baca juga: LPPM UBSI Perkuat Implementasi 8 Standar PkM Melalui Audit Mutu Internal
Selain materi teknis, peserta juga mendapat motivasi untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif mereka selama sesi praktik, di mana mereka berkesempatan membuat dan mengirim email dengan bimbingan langsung dari tim pengajar.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendukung pengembangan keterampilan komunikasi digital generasi muda, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat melalui program pengabdian yang relevan dengan kebutuhan zaman.(Tiara Sari)