UBSI Kampus Kaliabang Dorong Remaja Al-Hidayah Jadi Kreator Konten Positif melalui Literasi Digital
BSINews, Bekasi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kaliabang kembali menunjukkan komitmennya dengan menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Pemanfaatan Media Sosial sebagai Konten Informasi Bagi Remaja”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (26/7), di Yayasan Al-Hidayah, Bekasi, dan diikuti oleh para remaja DKM Mushollah Al-Hidayah.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital sekaligus mendorong para remaja agar mampu menggunakan media sosial secara bijak, kreatif, dan produktif. Pelatihan dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan membuat konten positif yang relevan dengan nilai-nilai edukatif dan keislaman.
Kepala Kampus UBSI kampus Kaliabang, Muhamad Tabrani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membentuk ekosistem digital yang sehat dan bermanfaat.
“Anak muda hari ini bukan hanya pengguna teknologi, tapi punya potensi besar menjadi penggerak perubahan. Media sosial bisa menjadi sarana menyebar kebaikan dan inspirasi. UBSI ingin menjadi bagian dari proses pembentukan karakter digital yang positif ini,” ujar Tabrani, dari keterangan rilis yang diterima pada Selasa (29/7).
Ketua pelaksana kegiatan, Anatasia Siwi Fatma Utami, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang agar para peserta tidak hanya menjadi penikmat media sosial, tetapi juga mampu menciptakan konten yang berdampak.
“Kami ingin mereka tidak hanya menikmati konten, tapi juga mampu menciptakan konten yang bermanfaat dan berdampak luas,” kata Anatasia.
Materi utama disampaikan oleh Ahmad Sinnun, dosen sekaligus praktisi media digital. Dalam sesi pelatihan, Ahmad memberikan panduan praktis mengenai strategi membuat konten menarik dengan pesan kebaikan, mulai dari menyusun ide, membangun narasi, hingga teknik editing sederhana.
“Jangan ragu untuk berkarya. Satu konten positif yang kita buat bisa menjadi manfaat bagi banyak orang. Media sosial adalah alat, dan kitalah yang menentukan bagaimana menggunakannya,” ungkap Ahmad.
Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar. Ketua DKM Mushollah Al-Hidayah, Haris, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran dosen UBSI yang telah memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan remaja di wilayah tersebut.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran tim dosen UBSI. Anak-anak jadi lebih paham dan semangat berkarya. Ini langkah yang sangat positif untuk lingkungan kami,” ujar Haris.
Kegiatan ditutup dengan sesi praktik pembuatan konten dan presentasi hasil karya bertema “Remaja dan Kebaikan”. Hasil karya peserta menunjukkan kreativitas yang tinggi dan semangat untuk menyebarkan pesan-pesan positif melalui media digital.
Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menegaskan perannya dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kemampuan untuk menjadi agen perubahan di ruang digital. (Alisa)