UBSI Perkuat Kemampuan Warga Bojongmangu Kelola Usaha Mikro melalui Literasi Keuangan Digital

0 22

BSINews, Bekasi-Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini, UBSI menghadirkan pelatihan manajemen usaha mikro, pembukuan sederhana, literasi keuangan digital, dan pemasaran digital bagi warga RT 02/RW 01 Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula RT 02/RW 01 Bojongmangu tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola usaha secara lebih terencana, tertib, dan produktif. Program ini menyasar warga yang memiliki potensi usaha mikro, perdagangan, maupun jasa agar mampu mengembangkan aktivitas ekonominya dengan memanfaatkan teknologi digital.

Dalam kegiatan tersebut, Zahra, menjadi salah satu pemateri yang memberikan pembekalan mengenai penguatan manajemen usaha mikro, pembukuan sederhana, literasi keuangan digital, serta pemasaran digital. Materi disampaikan dengan pendekatan aplikatif agar mudah dipahami dan dapat diterapkan oleh peserta sesuai dengan kebutuhan usaha masing-masing.

Zahra menyampaikan bahwa kemampuan mengelola usaha tidak hanya berkaitan dengan kegiatan produksi dan penjualan, tetapi juga membutuhkan pengelolaan keuangan serta perencanaan yang baik.

“Pelaku usaha mikro perlu memahami pentingnya manajemen usaha dan pencatatan keuangan sederhana. Dengan melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara rutin, pelaku usaha dapat mengetahui kondisi keuangan serta mengevaluasi perkembangan usahanya,” jelas Zahra.

Selain pembekalan manajemen usaha, peserta juga mendapatkan materi mengenai literasi keuangan digital. Materi ini mencakup pemanfaatan transaksi digital, keamanan akun, perlindungan data pribadi, serta kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan digital. Pemahaman tersebut diharapkan membantu masyarakat menggunakan layanan keuangan digital secara lebih bijak dan aman.

Pada aspek pemasaran, peserta diperkenalkan dengan strategi pemasaran digital melalui pemanfaatan media sosial dan platform digital. Pelatihan juga diarahkan pada praktik pembuatan materi promosi sederhana menggunakan aplikasi Canva, sehingga warga dapat menghasilkan konten yang menarik untuk memperkenalkan produk atau jasa kepada calon konsumen.

Kegiatan ini melibatkan tim dosen UBSI, yakni Zahra, Ana Ramadhayanti, Dr. Iwan Asmadi, dan Dhuha Safria,  serta mahasiswa yang turut membantu pelaksanaan teknis, administrasi, dokumentasi, dan pendampingan peserta.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan pembukuan sederhana, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, memahami transaksi digital, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Pendampingan juga diarahkan agar keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam aktivitas usaha sehari-hari.

Sebagai perguruan tinggi yang mengusung identitas UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Program tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Zahra berharap pembekalan yang diberikan dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara lebih profesional dengan memanfaatkan pengetahuan manajemen dan teknologi digital.

“Harapannya, warga tidak hanya mampu menjalankan usaha, tetapi juga semakin terampil dalam mengelola keuangan, melakukan pencatatan transaksi, dan memasarkan produk melalui media digital. Dengan pengelolaan yang lebih baik, usaha mikro masyarakat diharapkan dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan,” tutupnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.