Uluran Tangan Kecil, Arti Besar: Mahasiswa UBSI Gelar Santunan Anak Yatim Piatu di Bekasi

0 166

BSINews, Bekasi – Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bekasi. Melalui kegiatan bertajuk “Uluran Tangan Kecil, Arti Besar”, sekelompok mahasiswa dari Kelompok Agama Danu dan Team menggelar santunan bagi anak-anak yatim dan piatu di Asrama Yatim Piatu Rumah Harapan, Tambun Selatan, Bekasi, pada Minggu (18/5).

Kegiatan ini diikuti oleh 12 peserta, terdiri dari panitia dan anak-anak asuh. Mereka membawa serta semangat kepedulian dan empati dalam setiap kegiatan yang dilakukan, mulai dari pemberian makanan, perlengkapan sekolah, hingga sesi bermain dan berinteraksi langsung dengan anak-anak.

Kegiatan ini digagas oleh sekelompok mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kmpus Bekasi yang memiliki kepedulian terhadap isu sosial, khususnya yang menyangkut anak-anak dan pendidikan. Dengan semangat kemanusiaan dan keinginan untuk berbagi secara langsung, mereka merancang program yang tidak hanya memberi manfaat materiil, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan sosial dengan anak-anak sebagai bentuk dukungan moral.

Adapun anggota dalam kelompok ini adalah Danu Pangestu, Eka Setiawan, Fitra Hakiki Firdaus, Iqbal Faizien, Bimo Syahlendra, Vivi Oktavianty, dan Novita Anggraini. Mereka merupakan mahasiswa aktif UBSI kampus Bekasi yang menggagas kegiatan ini sebagai bentuk aksi nyata dari nilai-nilai kemanusiaan yang mereka yakini.

“Kadang yang dibutuhkan anak-anak bukan hanya uang atau barang, tapi kehadiran, senyuman, dan rasa bahwa mereka tidak sendirian,” ujar Fitra, dalam rilis yang diterima, Sabtu (19/7).

Baca juga : Tak Hanya Teori, Mahasiswa UBSI Dibawa Menyelami Dunia Riset di BRIN

Santunan yang diberikan tidak hanya fokus pada bantuan materi, tetapi juga pada dukungan emosional. Anak-anak diajak berbagi cerita, bermain bersama, dan merasakan kehangatan yang jarang mereka temui dalam keseharian. Hal ini menjadi esensi utama kegiatan membangun kembali semangat dan harapan anak-anak yang kehilangan figur orang tua.

Danu, ketua kelompok, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk turut serta dalam aksi-aksi sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga ini bukan yang terakhir. Kami ingin terus bergerak, sekecil apa pun langkahnya. Karena senyum mereka hari ini adalah hadiah terbesar bagi kami,” ungkap Danu.

Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya aktif di bidang akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa generasi muda mampu menjadi agen perubahan yang peduli dan bertindak nyata.(Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.